BeritaDharmasraya

Pemkab Dharmasraya Percepat Modernisasi Pertanian, Puluhan Alsintan dan Puluhan Ton Benih Padi Disalurkan ke Petani

×

Pemkab Dharmasraya Percepat Modernisasi Pertanian, Puluhan Alsintan dan Puluhan Ton Benih Padi Disalurkan ke Petani

Sebarkan artikel ini
Pertanian
Pemkab Dharmasraya Percepat Modernisasi Pertanian, Puluhan Alsintan dan Puluhan Ton Benih Padi Disalurkan ke Petani. ist

DHARMASRAYA, HANTARAN.Co — Di tengah tantangan perubahan iklim, meningkatnya biaya produksi, dan semakin terbatasnya tenaga kerja pertanian, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengambil langkah nyata untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian. Melalui penyaluran alat dan mesin pertanian (alsintan) serta bantuan benih padi, pemerintah berharap produktivitas petani terus meningkat dan kesejahteraan masyarakat semakin terangkat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan alsintan dan benih padi kepada kelompok tani di Nagari Sitiung, Kecamatan Sitiung, Senin (22/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya Lasmiyati, Plt Camat Sitiung Adi Candra, Wali Nagari Sitiung Julisman, para wali nagari, penyuluh pertanian lapangan, ketua kelompok tani, serta perwakilan kelompok tani penerima bantuan.

Baca juga : Pemkab Agam Rehab RTLH, Ratusan Rumah Warga Kurang Mampu Direhab

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyerahkan 10 unit Traktor Roda Dua (TR2) dan 4 unit Traktor Roda Empat (TR4). Selain itu, disalurkan benih padi tahap pertama sebanyak 26.900 kilogram untuk areal tanam seluas 1.076 hektare yang akan dimanfaatkan oleh 59 kelompok tani di berbagai wilayah Kabupaten Dharmasraya.

Baca Juga  Satgas TMMD Pesisir Selatan Ajak Warga Goro Bersihkan Bahu Jalan Wilayah Sasaran

Pemerintah juga telah menyiapkan penyaluran benih padi tahap kedua sebanyak 68.950 kilogram untuk lahan seluas 2.258 hektare.

Bupati Dharmasraya dalam sambutannya menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai penopang utama perekonomian daerah sekaligus penjaga ketahanan pangan masyarakat.

Pemkab Dharmasraya Percepat Modernisasi Pertanian, Puluhan Alsintan

“Di tengah tantangan perubahan iklim, kenaikan biaya produksi, keterbatasan tenaga kerja pertanian, serta kebutuhan peningkatan hasil produksi, transformasi menuju pertanian modern bukan lagi pilihan, tetapi sebuah keharusan,” ujar Bupati.

Menurutnya, bantuan alsintan dan benih padi tersebut merupakan bagian dari strategi pembangunan pertanian daerah yang difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi dan percepatan modernisasi pertanian.

Ia menjelaskan, pemanfaatan alsintan diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan dan waktu tanam, menekan biaya usaha tani, mengatasi keterbatasan tenaga kerja, meningkatkan indeks pertanaman, serta mendongkrak produktivitas lahan.

Sementara itu, bantuan benih padi diharapkan menghasilkan pertanaman yang lebih baik dengan pertumbuhan yang seragam dan produktivitas yang lebih tinggi. Kondisi tersebut diyakini akan berdampak langsung terhadap peningkatan hasil panen dan pendapatan petani.

Baca Juga  Warga Semakin Pintar, Padang Dapat Kiriman 50.000 Buku

Dalam suasana penuh keakraban, Bupati juga mengingatkan bahwa bantuan pemerintah tidak hanya dimaknai sebagai penyaluran barang, melainkan sebagai modal pembangunan yang harus dimanfaatkan secara optimal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Keberhasilan program tidak diukur dari banyaknya bantuan yang diserahkan, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan oleh para petani,” tegasnya.

Kepada 14 kelompok penerima alsintan dan 59 kelompok tani penerima benih padi, Bupati berpesan agar bantuan tersebut digunakan secara tepat sasaran, dirawat dengan baik sebagai aset bersama, serta menjadi pemicu lahirnya budaya pertanian yang maju, profesional, adaptif, produktif, dan berdaya saing.

Melalui dukungan sarana produksi dan penerapan teknologi pertanian modern, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya optimistis sektor pertanian akan semakin kuat sebagai motor penggerak ekonomi daerah dan penopang kesejahteraan masyarakat di masa mendatang. (h/mdi)