BUKITTINGGI, hantaran.co – Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar pelatihan wirausaha muda pemula di Hotel Monopoli Hotel, Kamis(16/4).
Pada kesempatan itu, Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan bahwa pelatihan ini penting untuk memberikan pemahaman pola pikir dan keterampilan dasar wirausaha bagi pemula, menumbuhkan jiwa wirausaha pada pemuda, meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam berusaha dan mendorong kemandirian ekonomi. Target inilah yang diharapkan bisa dilahirkan dari program unggulan 1000 startup gemilang ini.
“Diinginkan anak muda Bukittinggi berpikir untuk terjun kedunia bisnis, berusaha dan berwirausaha. Bisnis saat ini sudah sangat bergantung pada dunia digital. Untuk itu butuh adaptasi dengan kemajuan teknologi, agar produk ataupun jasa yang dijual dapat dipromosikan dengan masif secara digital,” ungkap Wako.
Pemerintah Kota Bukittinggi katanya, tentu mendorong para generasi muda untuk berwirausaha. Terutama di dunia kuliner, karena Bukittinggi dikenal dengan makanan dan minuman yang enak.
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Nenta Oktavia menjelaskan, kegiatan ini merupakan kegiatan Dispora dalam mendukung program unggulan 1000 startup gemilang dan PKL naik kelas. Pelatihan ini perlu dimanfaatkan secara optimal oleh para pemuda. Kegiatan pelatihan ini diharapkan mampu membekali para entrepreneur pemula dengan pengetahuan, keterampilan, serta mindset kewirausahaan.
Nenta menambahkan, pelatihan ini dilaksanakan satu hari dengan 50 peserta dari tiga kecamatan, 15 orang dari Kecamatan MKS, 14 orang Kecamatan Guguak Panjang dan juga 11 orang dari Kecamatan ABTB. Kegiatan ini menghadirkan narasumber seorang entrepreneur yang juga Anggota DPRD Bukittinggi, Andi Putra dan akademisi M. Nazif, serta dari perwakilan BPRS Jam Gadang.












