Aliyas Pikal mengatakan, esensi pendidikan tidak hanya melahirkan anak yang unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang memiliki akhlak mulia serta menghormati orang tua.
“Harapan kami, anak-anak tidak hanya pintar di sekolah, tetapi juga mampu menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan yang sesungguhnya adalah ketika ilmu yang diperoleh di sekolah tercermin dalam perilaku mereka di rumah,” katanya.
Supina menambahkan, pelaksanaan program tersebut mulai menunjukkan dampak positif. Orang tua mengaku anak-anak kini lebih ringan tangan membantu pekerjaan rumah, lebih mandiri, serta memiliki kepedulian dan rasa hormat yang semakin baik kepada keluarga.
Menurutnya, proses pembuatan video yang melibatkan orang tua juga menjadi sarana mempererat hubungan emosional dalam keluarga karena orang tua ikut mendampingi, membimbing, sekaligus mengapresiasi perkembangan anak.
“Melalui inovasi “Sabtu Ceria”, UPT SDN 08 Pulau Punjung berharap dapat terus membangun generasi yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kepedulian sosial, dan akhlak mulia sebagai bekal menghadapi masa depan,” pungkasnya.






