BUKITTINGGI, hantaran.co – Koperasi Konsumen Syari’ah Pegawai Negeri (KKSPN) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 49 Tahun Buku 2025 di Gedung Perpustakaan Bung Hatta Bukittinggi, Selasa(31/3).
RAT yang dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi ini, dihadiri ratusan anggota koperasi yang terdiri dari ASN, pensiunan dan tenaga pendidik lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat. Turut hadir perwakilan Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah
Ketua KKSPN Disdikbud Kota Bukittinggi H. M. Aswir mengatakan, RAT ke 49 Tahun Buku 2025 memiliki dua agenda utama, yakni rapat umum dan rapat khusus. Pada rapat umum katanya, pengurus dan anggota KKSPN meminta arahan, masukan, pandangan serta petunjuk dari ahli dan pejabat-pejabat daerah untuk keberlanjutan dan kemajuan koperasi ini. Sedangkan pada rapat khusus, diisi dengan pemaparan dari pengurus kepada anggota bagaimana berjalannya koperasi ini selama setahun terakhir.
“RAT ini seharusnya digelar pada bulan lalu. Namun karena adanya proses audit dan juga memasuki bulan Ramadan, RAT baru bisa terselenggara hari ini,” ungkap Aswir.
Selanjutnya kata Aswir, pada RAT kali ini juga dilakukan penyusunan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi (RAPBK) tahun 2026 dan pemilihan pengurus baru. Yang mana pengurus lama telah habis masa bhaktinya selama 3 tahun.
Ditambahkan Aswir, berdasarkan data Desember tahun 2025, KKSPN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi memiliki anggota sebanyak 820 orang dengan omset mencapai 75 Miliar rupiah. Koperasi ini memiliki tiga bidang usaha, usaha pertokoan, usaha pembiayaan dan usaha pembiayaan kesejahteraan. Sebagai koperasi syari`ah, KKSPN Disdikbud Kota Bukittinggi memakai tenaga ahli dari UIN Bukittinggi yakni Dr. Awaluddin, M.A.
“Alhamdulillah, saat ini KKSPN Disdikbud Kota Bukittinggi termasuk koperasi yang sehat dan baik. Pada tahun 2022 lalu, koperasi ini dinobatkan sebagai koperasi terbaik I di Kota Bukittinggi, terbaik I di Sumbar dan enam besar terbaik di Indonesia. Pada tahun 2026, koperasi ini kembali diusulkan untuk mewakili Kota Bukittinggi mengikuti penilaian tingkat Sumbar. Diharapkan kepada pengurus yang baru, nantinya dapat mempertahankan serta mengembangkan koperasi ini lebih baik lagi,” ungkap Aswir.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi diwakili Kabid PKPMP Masri mengatakan bahwa KKSPN Disdikbud Kota Bukittinggi adalah salah satu koperasi yang luar biasa. Berdasarkan laporan pengurus katanya, omset koperasi ini mencapai 75 Miliar lebih, meningkat 3 Miliar pada tahun 2025.
“Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerjasama dan semangat seluruh pengurus dan anggota KKSPN. Berdasarkan data, KKSPN mempunyai potensi pasar yang cukup besar. Diharapkan pengurus baru nanti mampu mentransfomasi KKSPN menjadi yang lebih baik, karena hal ini juga akan menjadi acuan untuk tingkat kota, provinsi dan nasional, bagaimana progres perkembangan koperasi ini tahun ke tahun,” katanya.
Pada RAT ke 49 ini, KKSPN juga menyerahkan berbagai doorprize untuk anggota. Seperti doorprize untuk anggota dengan belanja terbanyak dan sekolah dengan belanja terbanyak.












