Sumbar

Pemkab Tanah Datar Gelar Musrenbang RKPD, Fokus Masalah Stunting

×

Pemkab Tanah Datar Gelar Musrenbang RKPD, Fokus Masalah Stunting

Sebarkan artikel ini

Bupati juga mengatakan, stunting harus menjadi perhatian utama, karena bukan hanya persoalan kesehatan, namun juga menyangkut kualitas Sumber Daya Manusia, produktivitas dan masa depan daerah.

“Karena itu penanganan stunting memerlukan pendekatan yang holistik dan terintegrasi melibatkan berbagai sektor mulai dari kesehatan, pendidikan, sanitasi hingga perlindungan sosial. Karena itu kita harus memastikan dalam Musrenbang ini memastikan peran yang jelas dan terukur Perangkat Daerah dalam upaya penurunan stunting,” tegas Eka Putra.

Musrenbang Dihadiri Perwakilan Gubernur

Dalam momentum Musrenbang yang dihadiri Gubernur Sumbar diwakili Kadis PTMPTSP Sumbar Luhur Budianda selaku PIC untuk Tanah Datar, Bupati Eka Putra kembali meminta Pemprov memperbaiki jalan Provinsi di Kabupaten Tanah Datar.

Baca Juga  Program Pemko Bukittinggi Selama Ramadan ASN Berbagi Bersama Anak Yatim dan Fakir Miskin

“Seperti disampaikan, setidaknya ada 8 pintu masuk ke Tanah Datar merupakan jalan provinsi dalam keadaan rusak. Kepada pak Budi di kesempatan ini kami sampaikan lagi harapan agar TKD Provinsi bisa dianggarkan untuk jalan-jalan tersebut,” tukasnya.

Sebelumnya Ketua DPRD Anton Yondra menyampaikan, ia bersama seluruh anggota DPRD akan selalu mengacu kepada RPJMD Kabupaten Tanah Datar dan program-program yang dicanangkan Pemerintah Daerah.

“Kita paham kondisi keuangan pemerintah daerah saat ini, meskipun itu kami tetap komitmen dan mendukung program pemerintah selagi sesuai aturan yang berlaku,” ujarnya.

Baca Juga  Pelindo Regional 2 Gelar Pasar Rakyat di Solok, Arya Sinulingga: Pemulihan Ekonomi

Luhur Budianda menyampaikan, pesan Gubernur terkait perencanaan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah.

“Pesan gubernur adalah perencanaan yang matang, sinergi lintas sektor serta inovasi dan terobosan baru merupakan kunci percepatan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat. Setiap daerah memiliki keunggulan dan potensi masing-masing, jika disinergikan secara terintegrasi akan mendorong perekonomian daerah naik ke level lebih tinggi,” katanya.