“Kita ingin memastikan bahwa seluruh layanan yang diberikan tidak hanya memenuhi standar administrasi, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama perempuan dan anak sebagai kelompok yang harus mendapatkan perlindungan dan perhatian khusus,” tambahnya.
Desmon juga menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas merupakan bagian dari upaya percepatan reformasi birokrasi di lingkungan Pemko Payakumbuh, khususnya dalam mewujudkan unit kerja yang bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), serta meningkatkan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan tersebut juga ditekankan pentingnya penerapan area perubahan dalam pembangunan Zona Integritas, meliputi manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, penguatan pengawasan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Pencanangan Zona Intergritas menuju WBK dan WBBM ini dihadiri seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DP3AP2KB.
Sebagai bentuk komitmen nyata, seluruh ASN DP3AP2KB turut menyatakan komitmen bersama untuk mendukung terwujudnya Zona Integritas menuju WBK dan WBBM dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh jajaran untuk membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.
Dengan pencanangan ini, DP3AP2KB Kota Payakumbuh optimis dapat mewujudkan unit kerja yang berintegritas tinggi serta memberikan pelayanan publik yang prima, transparan, dan terpercaya, sejalan dengan upaya mewujudkan reformasi birokrasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. .






