Lebih lanjut, Wawako yang akrab disapa Om Zet ini menekankan bahwa lomba Pocil bukan sekadar adu ketangkasan fisik, melainkan wadah edukasi lalu lintas sejak dini. Melalui variasi gerakan dan baris-berbaris, anak-anak dilatih untuk fokus, patuh, dan memupuk jiwa kepemimpinan.
“Kalian adalah agen pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus contoh kedisiplinan bagi teman-teman di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tegasnya.
Menutup prosesi pelepasan, Pemko Payakumbuh berpesan agar seluruh kontingen menjaga stamina dan kesehatan hingga perlombaan usai. Bagi pemerintah daerah, kalah atau menang adalah hal biasa, namun mental pantang menyerah adalah bekal berharga untuk masa depan.
Turut hadir memberikan dukungan dalam pelepasan tersebut Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Disdik Fiqih Rahmat, Sekretaris Dinas Perhubungan Yulhendri, tim official dan pelatih dari Polres Payakumbuh, serta para wali murid.






