Kehadiran Hunsela menunjukkan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada masa tanggap darurat. Kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, dan para donatur menjadi bagian penting dalam memastikan penyintas memperoleh tempat tinggal yang layak selama proses pemulihan hingga hunian permanen tersedia.
Bagi para penyintas Batu Busuak, hunian transisi tersebut bukan hanya menyediakan atap untuk berteduh, tetapi juga mengembalikan rasa aman, mengurangi beban ekonomi keluarga, serta menumbuhkan harapan untuk kembali membangun kehidupan setelah bencana.






