Lima Puluh Kota, HANTARAN.Co — Setelah lebih dari dua tahun dipimpin penjabat, Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, akhirnya kembali memiliki wali nagari definitif. DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota berharap kepemimpinan baru tersebut menjadi momentum untuk mempercepat perubahan dan pembangunan di tengah masyarakat.
Harapan itu disampaikan Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Prima Maifirson, menyusul dilantiknya Arji sebagai Wali Nagari Talang Maur oleh Bupati Lima Puluh Kota Safni, Senin (24/8).
Pelantikan berlangsung di Kantor Wali Nagari Talang Maur. Arji dilantik setelah terpilih melalui musyawarah nagari dan didampingi Emi Zuriyati selaku Ketua TP PKK Nagari Talang Maur.
“Dengan dilantiknya wali nagari yang baru, kita berharap ada perubahan besar untuk Nagari Talang Maur. Tentunya pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat harus semakin baik,” ujar Prima.
Posisi wali nagari definitif di Talang Maur sebelumnya kosong sejak 2022 setelah wali nagari terdahulu mengundurkan diri karena tersandung kasus asusila. Sejak itu, roda pemerintahan nagari dijalankan oleh Penjabat (Pj) Wali Nagari Talang Maur Riki Frizal Saputra.
Menurut Prima, kehadiran wali nagari definitif memberikan kepastian dalam menjalankan pemerintahan sekaligus membuka ruang yang lebih luas untuk menyusun program pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Ia menilai, tantangan pembangunan nagari ke depan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah nagari. Sinergi dengan pemerintah kabupaten, DPRD serta seluruh elemen masyarakat harus diperkuat agar berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dapat ditangani secara bersama.
“Sinergi membangun daerah harus terus ditingkatkan. Sebagai wakil rakyat, saya siap dan terbuka untuk terus berkomunikasi dengan pemerintah nagari maupun masyarakat, terutama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Talang Maur,” katanya.
Prima juga berharap Arji dapat merangkul seluruh unsur masyarakat dalam menjalankan amanah. Menurutnya, setelah proses pemilihan selesai, seluruh masyarakat harus kembali bersatu dan bersama-sama mendukung program pembangunan nagari.
“Yang paling penting sekarang bagaimana kita bersama-sama membangun Talang Maur. Perbedaan dalam proses musyawarah sudah selesai. Setelah ini mari kita satukan langkah untuk kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota Safni dalam kesempatan tersebut menyampaikan ucapan selamat kepada Arji. Ia berpesan agar kepemimpinan baru di Talang Maur tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat.
Safni secara khusus mengingatkan masyarakat agar bersama-sama melindungi generasi muda dari ancaman narkotika dan berbagai persoalan sosial lainnya.
“Pemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota menjadikan ini sebagai perhatian penting. Karena bukan tanpa alasan, sewaktu saya berkunjung ke lapas saat HUT RI kemarin, saya menemukan 90 persen tahanan berasal dari kasus narkotika. Miris sekali rasanya,” kata Safni.
Safni juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah nagari dengan organisasi perangkat daerah (OPD), terutama di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
Menurutnya, berbagai kebutuhan pembangunan harus disusun berdasarkan skala prioritas agar keterbatasan anggaran tetap mampu memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ia mendorong pertemuan antara OPD dan pemerintah nagari dilakukan secara rutin, minimal sekali dalam dua bulan, sehingga persoalan di tingkat nagari dapat segera diketahui dan ditindaklanjuti.
“Saya juga berpesan kepada OPD agar sering berkantor di kantor wali nagari. Jangan cuma lalu saja di depan kantornya. Tanyakan dan perhatikan apa yang mereka butuhkan untuk pelayanan masyarakat,” tegasnya.
Dengan hadirnya wali nagari definitif, DPRD berharap Talang Maur mampu memasuki babak baru pembangunan yang lebih terarah, partisipatif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. (h/fs)






