Payakumbuh

Dinas Pendidikan Payakumbuh Perkuat Dukungan Wajib Belajar 13 Tahun

×

Dinas Pendidikan Payakumbuh Perkuat Dukungan Wajib Belajar 13 Tahun

Sebarkan artikel ini

Payakumbuh, Hantaran.co — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui sektor pendidikan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah menggelar kegiatan advokasi dukungan kebijakan Program Wajib Belajar 13 Tahun yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh, Nalfira, S.Pd., M.S.E., didampingi Kepala Bidang PAUDNI Mirawati, S.Pt., M.Pd., serta Kasi PNFI Nelwita, S.E. Forum ini menjadi ruang diskusi untuk menyamakan persepsi sekaligus memperkuat dukungan kebijakan terhadap implementasi program pendidikan yang menjadi prioritas nasional tersebut.

Program Wajib Belajar 13 Tahun merupakan pengembangan dari program wajib belajar sebelumnya dengan menambahkan satu tahun pendidikan prasekolah atau Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebelum jenjang pendidikan dasar dan menengah. Melalui program ini, pemerintah berupaya memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas sejak usia dini hingga tamat pendidikan menengah.

Baca Juga  Evaluasi Tata Kelola Pupuk Subsidi, Wako Zulmaeta Instruksikan Pemetaan Geospasial e-RDKK 2027

Untuk memperkaya pembahasan, kegiatan advokasi menghadirkan narasumber dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Sumatera Barat, Dr. Yennita Ira Wati. Dalam pemaparannya, ia menegaskan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada dukungan regulasi daerah, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan.

“Dukungan kebijakan dari pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menyukseskan Wajib Belajar 13 Tahun. Kita harus memastikan seluruh anak mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan berkualitas sejak usia dini,” ujar Yennita.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Payakumbuh Nalfira menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang menentukan masa depan daerah. Karena itu, keberhasilan program ini membutuhkan sinergi antara pemerintah, satuan pendidikan, orang tua, dan masyarakat.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Berduka, Kehilangan Birokrat Berdedikasi, Suasana Haru dan Hujan Iringi Pelepasan Jenazah Kadisnakerin Yasril

Menurutnya, melalui kegiatan advokasi tersebut diharapkan lahir kesepahaman dan komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan Wajib Belajar 13 Tahun di Kota Payakumbuh.

“Program ini bukan hanya tentang menambah masa belajar, tetapi bagaimana memastikan setiap anak memperoleh fondasi pendidikan yang kuat sejak dini. Dengan dukungan semua pihak, kita optimistis dapat mewujudkan generasi Payakumbuh yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” kata Nalfira.

Melalui penguatan kebijakan dan kolaborasi yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Payakumbuh berharap Program Wajib Belajar 13 Tahun dapat berjalan efektif dan menjadi salah satu langkah nyata dalam meningkatkan mutu serta pemerataan pendidikan di daerah tersebut. (FS)