PADANG, HANTARAN.CO— PT Bank Nagari menyalurkan dividen dan bantuan pendidikan senilai Rp341, 894 miliar untuk Sumatera Barat.
Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Hafid Dauli serta Komisaris Utama Bank Nagari Andri Yulika menyerahkan secara simbolis kepada Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah usai Upacara HUT RI ke-81 di Istana Gubernur Sumbar, Senin (17/8).
Dari total kontribusi tersebut, dividen Tahun Buku 2025 mencapai Rp339.354.950.155, sedangkan bantuan sosial bidang pendidikan sebesar Rp2.540.000.000 untuk Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten/kota.
Khusus Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, dividen yang diserahkan mencapai Rp110.415.754.634.
Direktur Kredit dan Syariah PT Bank Nagari, Hafid Dauli, mengatakan kontribusi tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Nagari untuk terus tumbuh bersama daerah.
“Bagi Bank Nagari, pertumbuhan kinerja bukan hanya tentang pencapaian bisnis, tetapi juga bagaimana hasil dari kinerja tersebut dapat memberikan manfaat kembali kepada daerah dan masyarakat.
Dividen merupakan bentuk kontribusi kepada pemegang saham, sementara dukungan di bidang pendidikan merupakan bagian dari komitmen sosial Bank Nagari untuk ikut membangun kualitas sumber daya manusia Sumatera Barat,” ujarnya.
Direktur Utama PT Bank Nagari Gusti Candra mengatakan kemajuan daerah tidak dapat dilepaskan dari kekuatan ekonomi dan kualitas sumber daya manusia.
“Kami melihat pendidikan sebagai investasi jangka panjang karena itu, Bank Nagari ingin mengambil bagian dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat,” katanya.
Gusti menambahkan, Bank Nagari akan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis, tata kelola perusahaan, pengelolaan risiko, kualitas layanan, serta kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Sebagai bank pembangunan daerah, Bank Nagari ingin memastikan pertumbuhan perusahaan berjalan seiring dengan semakin luasnya manfaat yang dirasakan masyarakat.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi kontribusi Bank Nagari kepada pemerintah daerah dan masyarakat.
Menurutnya, sebagai bank milik daerah, Bank Nagari memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan Sumatera Barat, tidak hanya melalui fungsi intermediasi perbankan, tetapi juga melalui kontribusi terhadap pendapatan daerah dan program sosial kemasyarakatan.
Mahyeldi berharap Bank Nagari terus meningkatkan kinerja dan kontribusinya sehingga manfaat keberadaan bank tersebut dapat dirasakan semakin luas.
“Bank Nagari harus terus tumbuh menjadi bank yang sehat, kuat dan profesional, serta mampu memberikan kontribusi yang semakin besar bagi daerah.
Kita berharap peningkatan kinerja Bank Nagari akan berjalan seiring dengan peningkatan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan Sumatera Barat,” katanya.
Kontribusi melalui dividen tersebut sekaligus mencerminkan adanya siklus manfaat dari keberadaan Bank Nagari dalam perekonomian daerah.
Kepercayaan masyarakat, aktivitas ekonomi, serta fungsi intermediasi perbankan menjadi bagian dari ekosistem yang mendukung pertumbuhan bisnis bank, yang pada akhirnya memberikan nilai tambah kembali kepada daerah melalui dividen.
Selain dividen, Bank Nagari menyalurkan bantuan sosial bidang pendidikan Tahun 2026 sebesar Rp2.540.000.000 untuk Provinsi Sumatera Barat dan kabupaten/kota.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia.
Gusti Candra menegaskan, Bank Nagari akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah dan masyarakat.
“Kepercayaan masyarakat dan pemegang saham adalah amanah yang harus kami jaga. Kami ingin Bank Nagari terus tumbuh bersama Sumatera Barat, sehingga setiap peningkatan kinerja dapat memberikan manfaat yang semakin luas bagi daerah dan masyarakat,” ujarnya. (h/ita)












