Dalam konteks masyarakat Indonesia, khususnya Kementerian Agama, kekuatan sosial sesungguhnya sangat besar. Jaringan penyuluh agama, penghulu, guru, dosen, pranata humas, tokoh agama, mubaligh, majelis taklim, organisasi masyarakat keagamaan, serta berbagai unsur masyarakat sipil (masyarakat umum yang baik) merupakan modal sosial yang sangat berharga. Mereka adalah kekuatan Avengers yang bisa menjadi pasukan digital hebat.
Jika kekuatan tersebut mampu bergerak bersama dalam menyebarkan informasi yang benar dan mencerahkan, maka ruang digital akan jauh lebih sehat dan berdaya tahan terhadap berbagai bentuk manipulasi informasi.
Kelima, bersabar dalam proses yang panjang. Perlawanan Nabi Musa terhadap Fir’aun tidak berlangsung dalam waktu singkat. Penolakan, ancaman, dan berbagai ujian harus dihadapi selama bertahun-tahun. Kesabaran menjadi fondasi utama dalam menghadapi dominasi kemungkaran yang telah mengakar.
Bagi pejuang kebenaran di ruang digital, ketahanan mental dan spiritual menjadi modal yang sangat penting. Tidak semua serangan harus dibalas saat itu juga. Dibutuhkan kecerdasan membaca situasi, kemampuan analisis media, dan kematangan menentukan kapan harus merespons dan kapan harus menahan diri. Di sinilah pentingnya kematangan mental, tahan banting, dan membal (resiliensi) dari serangan setajam apapun.
Keenam, menyerahkan hasil akhir kepada Allah. Ketika terjepit di tepi laut Merah dan dikejar pasukan Fir’aun, Nabi Musa berkata: “Sekali-kali tidak! Sesungguhnya Tuhanku bersamaku, Dia akan memberi petunjuk kepadaku.” (QS. Asy-Syu’ara: 62). Pada titik itu, kemenangan hadir bukan karena keunggulan material, melainkan karena keyakinan dan pertolongan Allah.
Setelah seluruh ikhtiar dilakukan secara maksimal, seorang mukmin menyerahkan hasil akhirnya kepada Allah. Tawakal bukan berarti pasrah tanpa usaha, melainkan menyerahkan apa yang berada di luar kemampuan manusia kepada Dzat Yang Maha Kuasa. Tidak ada kekuatan yang abadi. Sebesar apa pun dominasi kebatilan, ia tetap memiliki batas. Sebaliknya, kebenaran yang diperjuangkan dengan kesungguhan, kesabaran, dan integritas akan menemukan jalannya sendiri.






