Payakumbuh

Setelah Tujuh Tahun, Pawai Khatam Al-Qur’an Balai Gadang Kembali Digelar, Wawako: Khatam jadi Motivasi Terus Belajar Al-Qur’an

×

Setelah Tujuh Tahun, Pawai Khatam Al-Qur’an Balai Gadang Kembali Digelar, Wawako: Khatam jadi Motivasi Terus Belajar Al-Qur’an

Sebarkan artikel ini

“Pawai Khatam Al-Qur’an ini terakhir kita laksanakan sekitar tujuh tahun yang lalu. Alhamdulillah, pada tahun ini kita kembali dapat melaksanakannya. Tentu ini menjadi kebahagiaan bagi kita semua, terutama bagi anak-anak yang telah menyelesaikan pembelajaran Al-Qur’an,” ujar Firman.

Ia mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur dan apresiasi kepada anak-anak sekaligus momentum mempererat silaturahmi antara anak-anak, orang tua, guru mengaji, niniak mamak, Bundo Kanduang, dan masyarakat.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat melaksanakan Pawai Khatam Al-Qur’an dengan diikuti 40 orang anak, terdiri dari 10 putra dan 30 putri. Ini merupakan kebahagiaan dan kebanggaan bagi kita bersama, karena anak-anak kita telah menyelesaikan salah satu tahapan dalam mempelajari Al-Qur’an,” katanya.

Baca Juga  Pemko Payakumbuh Matangkan Ranperda Penanggulangan Bencana untuk Perkuat Perlindungan Masyarakat

Firman menegaskan khatam Al-Qur’an tidak boleh menjadi akhir dari proses belajar. Ia berharap anak-anak terus mempelajari, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan kita, setelah khatam Al-Qur’an ini anak-anak tidak berhenti belajar. Justru ini menjadi awal untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memahami isinya, dan mengamalkannya dalam kehidupan,” ujarnya.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kota Payakumbuh, niniak mamak, Bundo Kanduang, orang tua, guru mengaji, dan seluruh masyarakat Balai Gadang yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Baca Juga  Pawai Ta’aruf SDIT IPHI Semarak, 131 Siswa Ikuti Wisuda Tahfiz dan Khatam Al-Qur’an

Pawai Khatam Al-Qur’an berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Selain menjadi bentuk penghargaan bagi para santri, kegiatan tersebut kembali menghidupkan tradisi keagamaan masyarakat Balai Gadang serta menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an kepada generasi muda. (*)