Payakumbuh

Satgas TMMD ke-129 Bekali Warga Buluh Kasok Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasikan Rekrutmen Prajurit TNI

×

Satgas TMMD ke-129 Bekali Warga Buluh Kasok Wawasan Kebangsaan dan Sosialisasikan Rekrutmen Prajurit TNI

Sebarkan artikel ini

Lima Puluh Kota – Selain mengerjakan pembangunan fisik, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0306/50 Kota juga terus mengintensifkan kegiatan nonfisik guna meningkatkan pengetahuan dan wawasan masyarakat. Senin (20/7/2026), dua penyuluhan digelar di SDN 08 Jorong Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota.

Kegiatan pertama berupa penyuluhan wawasan kebangsaan yang menghadirkan Pasiter Kodim 0306/50 Kota Kapten Inf Recky Wahyudi sebagai narasumber. Turut hadir perangkat Nagari Sarilamak, tokoh masyarakat, serta warga Jorong Buluh Kasok.

Baca Juga  DPRD Payakumbuh Dukung Musorkot KONI 2026, Perkuat Arah Pembinaan Olahraga

Dalam penyuluhan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menanamkan rasa cinta tanah air, memperkokoh persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Materi yang disampaikan diharapkan mampu memperkuat semangat kebangsaan masyarakat di wilayah pelaksanaan TMMD.

Usai kegiatan wawasan kebangsaan, Satgas TMMD melanjutkan program nonfisik dengan sosialisasi perekrutan dan pendaftaran prajurit TNI. Penyuluhan ini menghadirkan personel Ajenrem 032/Wirabraja, Sertu Turiadi, sebagai narasumber.

Dalam kesempatan itu, masyarakat, khususnya para pemuda, diberikan informasi mengenai mekanisme, persyaratan, hingga tahapan seleksi penerimaan prajurit TNI. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar kepada masyarakat sekaligus mendorong generasi muda di wilayah TMMD agar tidak ragu mengabdikan diri kepada bangsa dan negara melalui jalur keprajuritan.

Baca Juga  Milad ke-13 Al Iffat, Wawako Payakumbuh Soroti Pendidikan Berkarakter dan Budaya

Melalui rangkaian kegiatan nonfisik tersebut, Satgas TMMD ke-129 tidak hanya berfokus membangun infrastruktur desa, tetapi juga berupaya membangun karakter, wawasan kebangsaan, serta membuka akses informasi kepada masyarakat mengenai peluang menjadi bagian dari Tentara Nasional Indonesia.