LIMA PULUH KOTA, HANTARAN.CO — Sorak sorai menggema dari Lapangan Sepak Bola Sugak, Nagari Talang Maur, Kecamatan Mungka, Senin (13/4/2026). Ribuan pasang mata tumpah ruah menyaksikan laga puncak Turnamen Sepak Bola PSTS Cup I yang mempertemukan dua tim tuan rumah, PSTS A dan PSTS B, dalam duel sarat gengsi.
Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung dalam tensi tinggi. Kedua tim tampil ngotot, seakan tak ingin melewatkan kesempatan menorehkan sejarah di hadapan publik sendiri.
PSTS A lebih dulu memecah kebuntuan pada babak pertama. Wadi, pemain bernomor punggung 81, sukses menjebol gawang lawan lewat tendangan terukur yang disambut gemuruh penonton. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, PSTS B tak tinggal diam. Tekanan demi tekanan akhirnya berbuah hasil. Geri, dengan nomor punggung 75, berhasil menyamakan kedudukan, membuat suasana lapangan semakin bergelora. Riuh rendah penonton kian menjadi saat kedua tim saling berbalas serangan di sisa waktu pertandingan.
Ketegangan memuncak ketika laga harus ditentukan lewat adu penalti. Dalam momen penuh tekanan itu, PSTS A tampil lebih tenang dan akhirnya keluar sebagai juara dengan skor 5-3.
Di tengah euforia penonton, Anggota DPRD Kabupaten Lima Puluh Kota, Prima Maifirson, turut hadir menyaksikan laga final tersebut. Ia menilai, turnamen seperti PSTS Cup I bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga memiliki dampak luas bagi masyarakat.
“Iven olahraga bukan hanya menghadirkan prestise, tapi juga membuka ruang kebersamaan dan peluang ekonomi. UMKM bergerak, masyarakat merasakan manfaatnya langsung,” ujarnya di sela kegiatan.
Menurutnya, keramaian penonton dan perputaran ekonomi selama turnamen harus dimaksimalkan agar memberi nilai tambah bagi masyarakat. Ia juga menegaskan dukungan legislatif terhadap kegiatan serupa agar terus berlanjut.
“Kami di DPRD tentu mendorong kegiatan seperti ini agar dampaknya semakin luas,” tegasnya.
Sementara itu, Penjabat Wali Nagari Talang Maur, Riki Frizal Saputra, berharap turnamen ini mampu menghidupkan kembali semangat olahraga di tengah masyarakat sekaligus menjadi ajang pembinaan bagi tim-tim sepak bola lokal.








