Seperti diberitakan sebelumnya, keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar kebun, jalur yang biasa dilalui korban, hingga lokasi-lokasi yang diduga menjadi tempat keberadaannya. Karena hasilnya nihil, informasi kemudian diteruskan kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang.
Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan langsung memulai operasi pencarian setelah laporan diterima pukul 13.40 WIB. Tim Rescue Pos SAR Pasaman kemudian diberangkatkan menuju lokasi pada pukul 13.58 WIB dengan membawa sembilan personel beserta peralatan pencarian.
“Setelah menerima laporan dari pihak keluarga, tim segera bergerak menuju lokasi dan melakukan koordinasi dengan pemerintah nagari serta unsur terkait. Pencarian dilakukan melalui metode penyisiran di area yang diduga menjadi jalur korban menuju kebun hingga akhirnya korban berhasil ditemukan,” ujarnya.
Dalam operasi tersebut, Pos SAR Pasaman mengerahkan satu unit rescue car double cabin, ambulans, peralatan jungle rescue, drone thermal, serta perangkat komunikasi. Operasi melibatkan sembilan personel Pos SAR Pasaman, dua personel Polsek Talamau, delapan anggota KSB Nagari Kajai, empat personel BPBD Pasaman Barat, serta tiga personel Local Hero Rescue.
Selama proses pencarian, tim menghadapi kendala berupa kondisi jalan menuju lokasi yang berlubang. Meski demikian, operasi dapat berjalan lancar dengan dukungan cuaca cerah dan kecepatan angin sekitar 5 knot.






