“Alhamdulillah, pelaksanaan Pilwana di tiga kecamatan, yakni Sungai Beremas, Ranah Batahan dan Koto Balingka, berjalan dengan lancar. Partisipasi masyarakat juga cukup tinggi,” katanya.
M. Ihpan menegaskan, kelancaran pelaksanaan Pilwana tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak, mulai dari masyarakat, panitia penyelenggara, pemerintah kecamatan dan nagari, hingga unsur terkait lainnya.
Menurutnya, seluruh pihak memiliki peran penting dalam menjaga agar pelaksanaan pemilihan dapat berlangsung sesuai ketentuan serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
Kehadiran jajaran pemerintah daerah tersebut merupakan bagian dari upaya memastikan pelaksanaan Pilwana di setiap wilayah berjalan sebagaimana mestinya. Selain memantau proses pemungutan suara, monitoring juga menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan dan mengidentifikasi apabila terdapat kendala selama proses pemilihan.
M. Ihpan berharap seluruh tahapan Pilwana dapat terus berjalan dengan aman hingga proses penghitungan suara selesai. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk tetap menjaga persatuan dan ketertiban, terlepas dari perbedaan pilihan dalam menentukan calon wali nagari.
“Yang paling penting adalah bagaimana pelaksanaan Pilwana ini berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Perbedaan pilihan merupakan hal yang biasa dalam proses demokrasi. Setelah seluruh tahapan selesai, mari kita kembali bersama-sama menjaga persatuan dan membangun nagari,” katanya.






