Pasaman Barat

Bupati Yulianto Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong

×

Bupati Yulianto Pimpin Gerakan Indonesia ASRI, Hidupkan Kembali Budaya Gotong Royong

Sebarkan artikel ini

Pasbar, Hantaran.co–Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar gotong royong serentak di kawasan perkantoran dan berbagai fasilitas umum, Jumat (26/6/2026), sebagai tindak lanjut pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri sekaligus upaya menghidupkan kembali budaya gotong royong di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Pasaman Barat, Yulianto, yang meninjau pelaksanaan gotong royong di sejumlah titik. Kehadiran bupati menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan gerakan tersebut berjalan efektif serta menjadi teladan bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat.

Yulianto menjelaskan, pelaksanaan gotong royong mengacu pada Surat Edaran Bupati Pasaman Barat Nomor: 100.3.4.2/036/SE-BUPPASBAR/2025 tentang Pelaksanaan Gerakan Indonesia Asri. Melalui surat edaran tersebut, seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) di Kabupaten Pasaman Barat diinstruksikan melaksanakan gotong royong bersama sebagai langkah nyata mewujudkan Pasaman Barat yang aman, sehat, resik dan indah.

Baca Juga  Aprilia Wandra Personel BNNK Pasbar Ukir Prestasi di Dunia Olahraga

Selain sebagai tindak lanjut kebijakan pemerintah daerah, kegiatan tersebut juga merupakan implementasi arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Gerakan Indonesia Asri yang bertujuan meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan.

“Kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari upaya kita menghidupkan kembali budaya yang selama ini menjadi identitas masyarakat Indonesia. Selain menjaga kebersihan lingkungan, gotong royong juga menjadi sarana mempererat rasa persaudaraan dan kepedulian antarsesama,” ujar Yulianto.

Menurutnya, budaya gotong royong dalam beberapa tahun terakhir mulai mengalami penurunan akibat perubahan pola hidup masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen menjadikan kegiatan tersebut sebagai gerakan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh unsur pemerintah, dunia pendidikan, pemerintahan nagari, hingga masyarakat.

Baca Juga  Petani Sawit Ditemukan Meninggal di Kebun, Tim SAR Pasaman Dikerahkan Evakuasi Korban

“Budaya gotong royong ini sudah mulai pudar dalam kehidupan masyarakat kita. Sekarang mari kita hidupkan kembali semangat itu. Sebenarnya semangat gotong royong masih ada, tinggal bagaimana kita terus membangkitkannya melalui momentum-momentum seperti kegiatan Ber-Goro ini,” katanya.

Yulianto menegaskan, bersama Wakil Bupati M. Ihpan, pihaknya terus mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), camat, wali nagari, hingga sekolah-sekolah agar menjadikan gotong royong sebagai budaya yang terus dipelihara.

“Kami selalu menyampaikan kepada seluruh OPD, camat, wali nagari hingga sekolah-sekolah agar menjadikan gotong royong sebagai budaya yang terus dipelihara. Lingkungan yang bersih akan menciptakan masyarakat yang sehat, nyaman, dan produktif,” ungkapnya.