“Ini yang pertama di Sumatera. Kita berharap dari sini lahir pemain sepak bola berbasis pesantren yang mampu berprestasi hingga tingkat nasional. Kami juga berharap pembangunan berjalan lancar dan tepat waktu,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, menilai kehadiran akademi ini akan memperkuat ekosistem pembinaan olahraga di daerah.
“Ini langkah maju bagi pembinaan sepak bola di Sumbar. Dengan sistem yang terintegrasi, kita optimistis akan lahir atlet-atlet potensial yang mampu bersaing di level nasional,” katanya.
Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan Masjid Al-Aziz dan Gedung Pondok Pesantren Idrisiyyah.
Komisaris Indah Cargo Group, Putri Sari Lenggogeni, menyebut masjid tersebut ke depan akan menjadi Masjid Raya Pariaman.
Pembangunan Gedung Akademi Sepak Bola Berbasis Pesantren Josal FC diharapkan menjadi tonggak lahirnya ekosistem baru pembinaan olahraga yang selaras dengan nilai religius dan kearifan lokal, sekaligus menjadi model nasional dalam pengembangan sepak bola usia dini berbasis pesantren.






