“Ini wujud kehadiran Pegadaian yang tidak hanya memberikan kemudahan kepada masyarakat, tetapi juga mendukung pengembangan dunia pendidikan,” ujarnya.
Menurut Martin Kustati, ruangan yang didesain nyaman dan modern tersebut sangat cocok bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk mengembangkan kreativitas dan mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.
Ia berharap dari ruangan itu akan lahir berbagai riset bereputasi nasional, inovasi pembelajaran, hingga pengembangan jiwa entrepreneurship mahasiswa dan pelaku UMKM di lingkungan kampus.
“Keberadaan ruangan ini sangat strategis karena berada di jantung akademik, yakni perpustakaan yang merupakan nadi perguruan tinggi,” katanya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan dukungan Pegadaian terhadap pendanaan riset dosen di UIN Imam Bonjol Padang. Pada 2025, dari 12 proposal yang diajukan, tiga dosen berhasil mendapatkan pendanaan riset dari PT Pegadaian dan telah menghasilkan produk kebijakan.
“Harapannya kuota pendanaan riset bisa ditambah pada 2026 karena peminatnya sangat banyak,” tutupnya.






