Dalam proses pembinaan menuju Porprov, para atlet akan ditangani oleh tiga pelatih yang bertugas meningkatkan kemampuan teknik, taktik, dan kondisi fisik atlet.
Pelaksanaan seleksi turut melibatkan tim tester fisik yang terdiri dari Ilham, Henddy Adrian Luthan, Jasman Herry, dan Ramon Satria.
Salah seorang tester fisik, Ilham, menilai kondisi fisik atlet yang mengikuti seleksi masih berada pada kategori rata-rata sehingga membutuhkan program peningkatan yang lebih terstruktur.
“Secara umum kondisi fisik atlet masih rata-rata. Karena itu, kami merekomendasikan agar KBI Padang memiliki pelatih fisik yang kompeten sehingga pembinaan dapat dilakukan secara lebih maksimal dan terukur,” katanya.
Ilham menjelaskan, kondisi fisik merupakan fondasi utama bagi atlet untuk meraih prestasi. Menurutnya, terdapat sejumlah komponen penting yang harus dimiliki atlet berprestasi, yakni daya tahan (endurance), kekuatan (strength), kecepatan (speed), daya ledak otot (power), kelincahan (agility), koordinasi, fleksibilitas, serta kemampuan pemulihan yang baik.
“Tanpa kondisi fisik yang prima, kemampuan teknik dan strategi tidak akan dapat diterapkan secara optimal saat pertandingan. Karena itu pembinaan fisik harus dilakukan secara bertahap mulai dari fase persiapan umum, persiapan khusus hingga masa kompetisi,” jelas Ilham.
Sementara itu, Ketua Pengcab KBI Kota Padang, M. Tommy Arby Rumengan memberikan apresiasi atas antusiasme para atlet yang mengikuti seleksi serta keseriusan seluruh jajaran pengurus dalam mempersiapkan tim terbaik menuju Porprov XVI Sumbar.






