Namun, berdasarkan pengakuannya dalam unggahan yang beredar, korban mengaku telah membunyikan klakson dan menyalakan lampu sein ketika hendak mendahului kendaraan tersebut.
Ia juga mengakui bahwa tindakan mendahului dari sisi kiri merupakan kesalahan. Korban bahkan mengaku telah beberapa kali menyampaikan permintaan maaf setelah terjadi perselisihan.
Akan tetapi permintaan maaf tersebut tidak menghentikan ketegangan. Korban mengklaim dirinya kemudian mendapat tindakan kekerasan dari anggota polisi itu.
Dalam pengakuannya, perwira tersebut diduga memukul bagian wajah korban hingga kacamata yang dikenakannya mengalami kerusakan dan patah.
Setelah kejadian, perwira polisi yang disebut terlibat dalam insiden tersebut diklaim langsung meninggalkan lokasi.
Unggahan itu kemudian menjadi perhatian di media sosial dan menjadi sorotan terhadap dugaan perilaku anggota kepolisian tersebut.






