Pasbar, Hantaran.co–Anggota DPR RI Komisi IX Ade Reski Pratama melakukan kunjungan di Pasaman Barat sekaligus Kerja Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) bersama Direktorat Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Direktorat Jenderal Farmasi dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Jumat (7/8/2026) di aula kantor bupati setempat.
Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama dalam paparannya mengungkapkan kesehatan merupakan kebutuhan dasar setiap orang. Selain pelayanan kesehatan yang baik, penggunaan alat kesehatan dan pembekalan kesehatan rumah tangga yang tepat juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan diri, keluarga dan masyarakat. Ia berkomitmen menjalin sinergi yang kuat bersama Pemda dan seluruh pemangku kepentingan untuk membantu berbagai fasilitas kesehatan di Pasbar.
“Sehat adalah harta paling berharga dimuka bumi. Sehat kadang diabaikan, namun sehat terasa mahal ketika sakit hinggap dalam tubuh. Gerakan masyarakat hidup sehat ini turunan program cek kesehatan gratis (CKG) yang bisa dimanfaatkan masyarakat”, ucapnya.
Tim Kerja Dukungan Manajemen Direktorat Produksi dan Distribusi Alat Kesehatan Dirjen Farmasi dan Alat KesehatanbKemenkes RI Nurul Hidayati menjelaskan bahwa CKG dimulai pada Februari Tahun 2025. Setiap masyarakat Indonesia berhak mendapat CKG di pelayanan kesehatan terdekat seperti puskesmas dengan mendownload aplikasi 1 sehat.
Mewakili Bupati Pasbar Doddy San Ismail mengucapkan terimakasih atas kunjungan kerja Anggota Komisi IX DPR RI Ade Rezki Pratama yang dapat memperkuat sinergi Pemda dan DPR RI Khususnya bidang kesehatan. Ia juga melaporkan beberapa program dan isu trategis bidang kesehatan di Pasbar seperti penguatan program JKN, perlindungan bagi pekerja rentan melalui DBH sawit, pencegahan kekerasan anak dan perempuan dan lainnya.
“Pasbar juga menjalankan beberapa program strategis nasional tahun 2026 seperti pembangunan sekolah rakyat dan sekolah nasional terintegrasi. Kemudian 5 titik Program kampung nelayan merah putih diantaranya 3 di sasak 1 di Kinali 1 di Sungai Beremas,”paparnya.






