Padang

Pemko Padang Dorong Sekolah Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

×

Pemko Padang Dorong Sekolah Perkuat Keterbukaan Informasi Publik

Sebarkan artikel ini

PADANG, HANTARAN.co – Pemerintah Kota (Pemko) Padang mendorong satuan pendidikan, khususnya SMP negeri dan swasta, memperkuat keterbukaan informasi publik serta memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat benar, jelas, dan mudah dipahami.

Hal itu disampaikan dalam Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik di lingkungan Kota Padang Tahun 2026 yang digelar di Ruang Abu Bakar Ja’ar, Balai Kota Padang, Rabu (23/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti perwakilan guru SMP negeri dan swasta se-Kota Padang. Hadir sebagai narasumber Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan Setdako Padang Syahrial Kamat, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang Syafriadi, serta Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik Diskominfo Kota Padang Suryani.

Baca Juga  DPRD Minta Tempat Hiburan Malam Ditutup Sementara

Syahrial Kamat mengatakan, informasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat sekaligus bagian penting dalam kehidupan sosial dan pemerintahan. Karena itu, keterbukaan informasi publik perlu terus diperkuat seiring perkembangan teknologi.

“Sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik ini sangat luar biasa, karena selama ini informasi inilah yang sangat dibutuhkan masyarakat. Dengan perkembangan teknologi, ada sisi positif dan negatif, ada yang benar dan ada yang hoaks,” ujar Syahrial.

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat membutuhkan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi instansi pemerintah, termasuk sekolah, untuk mampu menyediakan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  IPA Gunung Pangilun Dihentikan Sementara, 50 Ribu Pelanggan PDAM Padang Terdampak

Syahrial menilai, pemahaman mengenai informasi yang dapat disampaikan kepada publik dan informasi yang perlu dilindungi menjadi penting bagi para pengelola layanan publik di lingkungan sekolah.

“Makanya kita perlu penyelarasan agar kepala sekolah memahami mana informasi yang betul-betul harus disampaikan kepada masyarakat dan mana yang harus kita pegang agar tidak sampai membuat masyarakat resah,” katanya.