“Kami ingin bantuan ini benar-benar menjadi modal usaha yang berkembang. Ternak bukan hanya untuk dipelihara, tetapi juga menjadi tabungan produktif bagi keluarga sehingga mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana,” kata Devi.
Sementara itu, Bupati Lima Puluh Kota, Safni, menegaskan bahwa pemanfaatan Dana Transfer ke Daerah harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama mereka yang kehilangan mata pencaharian akibat bencana.
“Pemulihan pascabencana tidak hanya sebatas membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali berusaha dan memperoleh penghasilan. Bantuan ternak ini menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk membangkitkan ekonomi keluarga, sehingga masyarakat bisa lebih cepat mandiri setelah terdampak bencana,” ujar Safni.
Ia berharap seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan tersebut secara optimal dan menjadikannya sebagai usaha produktif yang berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan program tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi juga dari meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan berkembangnya usaha peternakan di tingkat keluarga maupun kelompok tani.






