PADANG, HANTARAN.Co — Tiga pertandingan, tiga susunan starting eleven berbeda. Apakah Nilmaizar memang sengaja melakukan rotasi, atau masih belum menemukan pilihan tetap untuk starting eleven-nya.
Kondisi tersebut menjadi semakin relevan karena Semen Padang FC musim ini memiliki skuad cukup gemuk dengan 35 pemain terdaftar di kompetisi. Jumlah itu memberikan Nilmaizar banyak pilihan, tetapi pada saat yang sama juga menghadirkan pekerjaan besar untuk menemukan komposisi paling ideal.
Dalam tiga laga terakhir, Nilmaizar belum menurunkan susunan sebelas pemain yang sama. Walaupun beberapa pemain sudah langganan turun menjadi starter pada tiga laga terakhir, seperti Ilija Spasojevic, Cukovic, Stefano Lilipaly, Hahenussa, Lukmansyah dan M. Tahar.
Namun, perubahan pada sejumlah posisi lainnya membuat starting eleven Kabau Sirah belum terlihat benar-benar baku.
Situasi tersebut bisa dibaca dari dua sisi. Banyaknya pemain memungkinkan Nilmaizar menyesuaikan susunan tim berdasarkan karakter lawan, kondisi fisik maupun kebutuhan pertandingan. Tetapi, terlalu banyak pilihan juga dapat menjadi tantangan bagi pelatih untuk menentukan formula yang paling stabil.
Apalagi, membangun sebuah tim bukan hanya perkara memilih pemain dengan kualitas individu terbaik. Chemistry, pemahaman antarpemain, kesinambungan pola permainan dan pembagian peran juga membutuhkan konsistensi.






