Menjelang menghadapi PSPS Pekanbaru pada pekan keempat, Minggu (4/10/2026), Nilmaizar memberi sinyal bahwa perubahan kali ini tidak akan terlalu besar. Ia menyebut kemungkinan hanya ada satu atau dua pemain yang berubah dari susunan saat menghadapi PSGC Ciamis.
“Saya pikir untuk laga besok tidak terlalu berubah, mungkin satu atau dua pemain. Kita lihat kondisi terakhir pemain dan kebutuhan pertandingan. Yang jelas, pemain yang terpilih adalah pemain yang paling siap untuk pertandingan,” katanya.
Pernyataan tersebut memberikan indikasi bahwa Nilmaizar mulai mengerucutkan pilihannya. Jika komposisi menghadapi PSPS relatif sama dengan laga sebelumnya. Apakah susunan tersebut akan menjadi kerangka yang lebih permanen pada pertandingan-pertandingan berikutnya.
Sebab, skuad gemuk bisa menjadi keuntungan sekaligus dilema. Di satu sisi, Nilmaizar memiliki banyak alternatif ketika pemain mengalami cedera, kelelahan atau tidak tampil sesuai harapan. Di sisi lain, semakin banyak opsi membuat keputusan menentukan sebelas pemain utama menjadi semakin kompleks.
Persoalan Semen Padang FC bukan sekadar apakah memiliki cukup pemain berkualitas untuk mengarungi liga 2 dan mencapai target mereka kembali ke liga 1. Namun tantangan terbesar Nilmaizar adalah mengubah 35 pemain menjadi satu kesatuan tim yang memiliki komposisi, chemistry dan pola permainan yang konsisten






