Menghadapi tuan rumah, Persik Kediri tampil agresif dari menit awal. Serangan cepat tim tamu menghasilkan tendangan bebas pada menit ke-2 di sisi kanan pertahanan Semen Padang FC. Umpan dari tendangan bebas Adrian Luna sukses disambut Jose Enrique yang membawa Persik unggul 0-1.
Semen Padang FC mencoba merespons lewat peluang Ricki Ariansyah pada menit ke-17. Namun, tendangannya masih melenceng jauh dari gawang Persik.
Pada menit ke-35 pelatih Kabau Sirah melakukan pergantian cepat di menit ke-36. Ravy Tsouka ditarik keluar dan digantikan Zidane Afandi, sementara Ricki Ariansyah digantikan Rosad Setiawan. Namun pergantian tersebut belum bisa memberi efek ke pertandingan.
Menjelang akhir babak pertama, Semen Padang FC kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-44, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap tidak berubah.
Persik juga sempat mendapatkan peluang tambahan di injury time, namun gagal menambah keunggulan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Persik Kediri.
Memasuki babak kedua, Semen Padang FC langsung tampil menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun upaya tuan rumah belum mampu membongkar lini pertahanan Persik.
Malahan tim tamu kembali menambah keunggulan pada menit ke-51. Jose Enrique kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sukses memanfaatkan peluang dan membawa Persik unggul 2-0.
Empat menit berselang, Persik kembali menghukum tuan rumah. Kali ini Adrian Luna mencetak gol ketiga lewat sontekan manis yang meluncur mulus ke sisi kiri gawang Rendy Oscario pada menit ke-55.
Kabau Sirah sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 lewat sepakan Guilhermo Fernandes ke gawang Leonardo Navacchio. Namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.












