Sumbar

Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah

×

Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah

Sebarkan artikel ini
Perumda
1. Pelantikan Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah. IST

SOLOK, hantaran.co – Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison, melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda) Tirta Solok Nan Indah untuk masa jabatan 2026–2031 di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok, Kamis (23/4). Dalam pelantikan tersebut, Febri Fauzan kembali dipercaya memimpin perusahaan daerah itu.

Pelantikan berlangsung khidmat dan dihadiri Asisten II Jefrizal, Asisten III Evanasri, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), para camat se-Kabupaten Solok, serta undangan lainnya.

Penunjukan kembali Febri Fauzan dinilai sebagai bentuk kepercayaan pemerintah daerah untuk menjaga kesinambungan tata kelola sekaligus meningkatkan layanan air minum kepada masyarakat. Sebelumnya, Febri juga menjabat sebagai Kepala PDAM Kabupaten Solok.

Medison menegaskan pelantikan ini menjadi momentum evaluasi dan pembenahan menyeluruh terhadap kinerja perusahaan daerah. Ia meminta jajaran direksi memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas layanan publik.

Baca Juga  Pemilihan Duta GenRe Bukittinggi 2022 Berlangsung Sukses

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk memperbaiki, mengevaluasi, dan membangun komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas layanan air minum kepada masyarakat,” kata Medison.

Ia menambahkan, peningkatan layanan air minum sejalan dengan visi dan misi Bupati Solok dalam mewujudkan pemerintahan yang melayani menuju masyarakat yang madani dan sejahtera.

Medison menekankan bahwa layanan air minum merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Namun, hingga saat ini cakupan layanan air bersih di Kabupaten Solok masih berada di kisaran 57 persen.

“Ini menjadi tantangan besar. Di satu sisi, Kabupaten Solok memiliki potensi sumber air yang melimpah, seperti danau dan sungai. Potensi ini harus dikelola secara profesional, terencana, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi infrastruktur jaringan yang sudah menua. Sebagian besar jaringan pipa yang dikelola telah berusia lebih dari 10 hingga 20 tahun, sehingga membutuhkan rehabilitasi bertahap.

Baca Juga  Masyarakat Kuranji Hulu Manyerak Anak Daro

Menurut Medison, dalam lima tahun terakhir belum ada penyertaan modal dari pemerintah daerah untuk mendukung perbaikan signifikan. Karena itu, pemerintah daerah tengah menyiapkan strategi untuk memperluas cakupan layanan, termasuk melalui rencana penyertaan modal ke depan.

Ia menyebut Bupati Solok telah memberi sinyal dukungan anggaran bagi Perumda, terutama untuk pembaruan jaringan dan peningkatan kapasitas layanan. “Ke depan, pemerintah daerah akan mendukung perluasan cakupan air bersih melalui penyertaan modal, seiring dengan peningkatan kinerja perusahaan,” kata Medison.

Pelantikan direksi ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan peningkatan layanan air bersih di Kabupaten Solok, sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat di tengah potensi sumber daya air yang melimpah.(h/rvo)