“Koordinasi kita dengan Balai Jalan memang ini pada awalnya dulu di tahun 2019, ini memang sudah ada rencana pembangunan jalan lebar 20 (meter). Tapi karena memang ada kendala COVID beberapa waktu yang lalu, ini tertunda pelaksanaannya. Dan tentu ini kita coba tindaklanjuti lagi, kita jemput kembali supaya akses yang dulunya memang direncanakan jalan lebar 20 ini bisa kita realisasikan,” pungkasnya.
Pihaknya berharap dengan rencana penambahan lebar jalan ini, arus transportasi menuju Terminal Anak Air akan semakin lancar dan mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Dukungan dari pihak kecamatan dan sosialisasi kepada masyarakat setempat akan menjadi langkah berikutnya untuk memastikan pembangunan berjalan tanpa hambatan.






