Di Kecamatan Pauh, tepatnya pada D.I Limau Manis, pekerjaan difokuskan pada perbaikan bendungan yang dilaksanakan oleh rekanan CV Generasi Baru. Saat ini, proses pekerjaan telah dimulai dengan pendirian direksi keet serta mobilisasi alat berat ke lokasi.
Malvi menjelaskan, berdasarkan hasil monitoring Tim PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1, seluruh lokasi yang terdampak banjir terus dipantau agar proses perbaikan berjalan sesuai rencana dan pasokan air irigasi bagi petani dapat segera kembali normal.
“Laporan hasil tim monitoring PUPR melalui UPT Irigasi Wilayah 1 di lapangan mencakup penanganan D.I Lolo 1, perbaikan saluran rusak berat sepanjang kurang lebih 10 meter di D.I Ampang Beringin, serta pengerjaan bendungan di D.I Limau Manis. Kegiatan ini dilaksanakan pascabanjir yang melanda Kota Padang pada 3 Agustus lalu,” jelasnya.
Pemerintah Kota Padang berharap percepatan perbaikan jaringan irigasi tersebut dapat meminimalkan dampak banjir terhadap sektor pertanian serta menjaga produktivitas lahan sawah masyarakat di wilayah terdampak.






