“Ini bukti bahwa dengan kolaborasi dan dukungan sponsor, iven seperti ini tetap bisa berjalan. Selain melahirkan atlet, juga mendorong sport tourism dan perputaran ekonomi daerah,” ujarnya.
Di Talang Maur, sepak bola kembali menjadi bahasa bersama, menyatukan masyarakat, menggerakkan ekonomi, dan seperti yang diharapkan Prima Maifirson, menjadi pijakan awal lahirnya semangat baru dari nagari untuk daerah. (*)






