“Kami berharap seluruh pengcab mengirimkan atlet terbaiknya. Kejurda ini menjadi ajang evaluasi hasil pembinaan sekaligus wadah melahirkan atlet-atlet berprestasi yang nantinya dapat membawa nama Sumatera Barat di tingkat yang lebih tinggi. Selain itu, kejuaraan ini juga menjadi momentum penting sebagai ajang Pra Porprov sebelum pelaksanaan Porprov Sumbar pada Oktober 2026,” kata Andi.
Sekretaris Umum FORKI Sumatera Barat, Nanda Edya Putra, mengungkapkan bahwa Kejurda tahun ini diproyeksikan menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar yang pernah digelar di Sumatera Barat.
Ia menyebut antusiasme pengurus cabang dan perguruan karate sangat tinggi, sehingga FORKI Sumbar menargetkan kehadiran sekitar 1.000 kohai dari berbagai daerah dalam ajang tersebut.
“Kami memperkirakan lebih dari 1.000 kohai akan hadir dan meramaikan Kejurda FORKI Sumbar 2026 di Pasaman. Antusiasme dari pengcab-pengcab sangat luar biasa. Ini menunjukkan pembinaan karate di Sumatera Barat terus berkembang dan mendapat dukungan yang kuat dari seluruh daerah,” ujar Nanda.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta menjadi indikator bahwa olahraga karate masih menjadi salah satu cabang olahraga yang diminati generasi muda. Selain mengejar prestasi, kejuaraan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, disiplin dan sportivitas bagi para karateka.






