PADANG, HANTARAN.co — Peluang bisnis di sektor kendaraan listrik kian menjanjikan di Sumatera Barat. Melihat tren peningkatan penggunaan mobil listrik yang beriringan dengan kebutuhan publikasi dan edukasi pasar, Harian Haluan menjajaki kemitraan strategis dengan BYD Padang. Kolaborasi ini dinilai berpotensi membuka ruang ekonomi baru, mulai dari perluasan pasar kendaraan listrik hingga penguatan industri media di tengah arus digitalisasi.
Kunjungan tim Haluan ke dealer resmi BYD pada Rabu (22/4/2026) disambut langsung oleh Branch Manager BYD BIPO Padang, Arrify Aulia. Pertemuan ini menjadi ruang audiensi untuk membahas potensi kerja sama di bidang publikasi dan sosialisasi kendaraan listrik kepada masyarakat.
Pimpinan Umum Harian Haluan, Zul Effendi, didampingi Pimpinan Perusahaan Silvia Oktarice, menegaskan bahwa media cetak masih memiliki tempat di tengah arus digitalisasi. Ia menyebut, Haluan terus beradaptasi dengan memperkuat platform digital tanpa meninggalkan media cetak sebagai akar.
“Haluan memang tetap eksis sebagai media cetak, meskipun jumlahnya kini lebih terbatas. Namun, kami terus memperkuat diri melalui berbagai platform media sosial yang sangat digemari saat ini. Kami membuka peluang kemitraan dengan BYD Padang untuk bersama-sama membangun publikasi yang efektif dan berkelanjutan,” ujar Zul Effendi, Rabu (22/4/2026).
Menurutnya, tren penggunaan mobil listrik di Sumatera Barat yang terus meningkat menjadi momentum penting untuk mengedukasi masyarakat. Haluan, kata dia, siap menjadi mitra strategis dalam mensosialisasikan keunggulan kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan yang lebih bersih.
“Dengan meningkatnya penggunaan mobil listrik, kami melihat ini sebagai langkah nyata dalam menata lingkungan agar lebih sehat. Haluan tentu mengapresiasi dan ingin ambil bagian dalam upaya ini,” tuturnya.
Sementara itu, Branch Manager BYD BIPO Padang, Arrify Aulia, menyambut positif tawaran kerja sama tersebut. Ia menilai, media cetak masih relevan sebagai sarana pemasaran yang mampu menjangkau segmen tertentu secara lebih mendalam.
“Selain media digital, media cetak tetap memiliki kekuatan tersendiri. Kami melihat kolaborasi ini sebagai peluang untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat, terutama dalam mengenalkan kendaraan listrik sebagai solusi ramah lingkungan,” katanya.






