“Yang pertama tentu hobi. Kemudian gowes ini juga menjadi kesempatan untuk saling mengunjungi sesama penghobi. Sekalian rekreasi, kami datang ke Padang untuk gowes bersama-sama,” ujarnya.
Antusiasme serupa datang dari komunitas pesepeda asal Kampar, Riau. Sumardi bersama rombongan GLC Lipat Kain membawa sekitar 16 peserta untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Sumardi mengaku senang dapat kembali bergabung dalam Gowes Siti Nurbaya. Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar dan semakin sukses pada tahun-tahun mendatang.
“Alhamdulillah kami sangat mendukung, sangat senang dan bahagia bisa bergabung dengan Gowes Siti Nurbaya tahun ini. Mudah-mudahan tahun depan acaranya lebih sukses lagi dan kami dari GLC Lipat Kain siap ikut menyukseskannya,” kata Sumardi.
Selain menjadi daya tarik bagi komunitas pesepeda, karakter rute Gowes Siti Nurbaya juga menjadi alasan peserta luar daerah menikmati kegiatan tersebut. Rute yang relatif datar dinilai membuat peserta dapat bersepeda dengan nyaman sembari menikmati pemandangan Kota Padang dan sejumlah kawasan wisata di sepanjang jalur.
“Rutenya relatif datar dan di sepanjang jalur juga terdapat kawasan wisata, sehingga cukup menarik. Peserta tidak terlalu capek, medannya enak dan disuguhi pemandangan kota yang cukup bagus,” ujarnya.






