“Pemko Padang berkomitmen mendukung pengembangan olahraga prestasi melalui sinergi dengan KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, dan masyarakat. Upaya ini sejalan dengan program Padang Balomba aktivasi dari Program Unggulan Padang Juara,” tegasnya.
Fadly berharap Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan atlet usia dini sekaligus sarana menjaring bibit-bibit unggul yang mampu mengharumkan nama Kota Padang di tingkat provinsi maupun nasional.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Padang Iskandar menyebut turnamen tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung Program Padang Juara sekaligus membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini sengaja digelar untuk mencari bibit-bibit dan potensi atlet bulutangkis Kota Padang. Ternyata kita memiliki banyak atlet muda yang potensial,” katanya.
Senada dengan itu, Ketua KONI Kota Padang Erianto menilai Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I 2026 menjadi langkah konkret dalam pembinaan atlet usia dini. Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2026 sedikitnya tujuh kejuaraan bulutangkis akan digelar di Kota Padang sebagai bagian dari upaya melahirkan atlet-atlet berkualitas.
Ketua Panitia Turnamen Bulutangkis Anak Nagari Cup I 2026 Heru Supriadi mengungkapkan bahwa turnamen tersebut merupakan yang pertama kali digelar dengan melibatkan puluhan atlet usia dini dan anak-anak dari berbagai klub bulutangkis di Kota Padang.






