Sumbar

Dana Indonesiana 2025 Dukung Penelitian Batik Tanah Liek Minangkabau di Empat Daerah Sumatera Barat

×

Dana Indonesiana 2025 Dukung Penelitian Batik Tanah Liek Minangkabau di Empat Daerah Sumatera Barat

Sebarkan artikel ini


PADANG, HANTARAN.CO — Program Dana Indonesiana 2025 dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia mendukung upaya pelestarian dan pengembangan warisan budaya lokal melalui penelitian Batik Tanah Liek Minangkabau.

Penelitian tersebut merupakan langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan praktik budaya berbasis pewarnaan alami yang telah lama hidup dalam masyarakat Minangkabau.

Penelitian ini dilakukan oleh Alhamra Azhari, lulusan Magister Ilmu Sejarah Universitas Indonesia, dengan mengambil lokasi di empat daerah di Sumatera Barat (Sumbar) diantaranya Kota Padang, Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Dharmasraya, dan Kabupaten Solok.

Baca Juga  CFD di Padang Kembali Digelar Hari Minggu Depan

Keempat daerah tersebut dipilih karena masih mempertahankan praktik produksi Batik Tanah Liek dengan karakteristik lokal yang beragam. Sehingga memberikan gambaran yang lebih komprehensif terkait kondisi aktual di lapangan.

Menurutnya, di tengah perubahan zaman dan berkembangnya industri tekstil modern, Batik Tanah Liek menghadapi tantangan dalam hal keberlanjutan produksi, regenerasi pengrajin, serta daya saing di pasar. Kondisi ini mendorong perlunya kajian yang tidak hanya mendokumentasikan, tetapi juga merumuskan arah pengembangan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Baca Juga  Kunjungi Pantai Kata Pariaman, Wapres Ma'ruf Amin Bicara Soal Tsunami dan Abrasi

“Batik Tanah Liek memiliki nilai penting sebagai bagian dari identitas budaya Minangkabau, terutama melalui praktik pewarnaan alami yang masih bertahan hingga saat ini,” ujar Alhamra, Kamis (16/4/2026).

Melalui dukungan Dana Indonesiana 2025, ia berharap penelitian ini tidak hanya menghasilkan kajian akademik, tetapi juga memberikan kontribusi dalam perumusan strategi pelestarian dan pengembangan Batik Tanah Liek. Selain itu, hasil penelitian akan dipublikasikan melalui artikel ilmiah dan media daring untuk penyebarluasan informasi kepada masyarakat luas.