Berita

Kloter 12 Tandai Awal Penerbangan Gelombang II Embarkasi Padang

×

Kloter 12 Tandai Awal Penerbangan Gelombang II Embarkasi Padang

Sebarkan artikel ini
Kloter
Kloter 12 Tandai Awal Penerbangan Gelombang II Embarkasi Padang. ist

Padang, HANTARAN.Co — Kedatangan jemaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 12 di Asrama Haji Embarkasi Padang, Rabu (6/5/2026), menandai dimulainya fase pemberangkatan gelombang II musim haji 1447 H/2026 M.

Pada gelombang ini, jemaah tidak lagi diterbangkan ke Madinah, melainkan langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, memastikan seluruh kesiapan operasional berjalan lancar.

“Alhamdulillah, kedatangan jemaah Kloter 12 sebagai awal gelombang II berjalan tertib. Seluruh layanan telah disiapkan sesuai dengan skema yang ditetapkan,” ujarnya.

Baca juga : Risnaldi Ibrahim Nahkodai PMI Pesisir Selatan 2025–2030, Siap Perkuat Aksi Kemanusiaan dan Kebencanaan

Berdasarkan data manifes, Kloter 12 membawa 393 jemaah dan petugas. Rombongan ini merupakan gabungan jemaah dari Kota Padang sebanyak 180 orang, Kabupaten Lima Puluh Kota 154 orang, dan Kota Sawahlunto 54 orang, serta didampingi lima petugas.

Baca Juga  Wujudkan Padang Juara, Wawako Maigus Nasir Ajak Guru Lebih Inovatif dan Kreatif

Rifki menjelaskan, jemaah dijadwalkan berangkat dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah, pada Kamis (7/5/2026) pukul 03.40 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia tipe Boeing 777 dengan nomor penerbangan GIA 3512.

“Memasuki gelombang II, pola pergerakan jemaah berbeda. Setibanya di Jeddah, jemaah akan langsung menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib,” jelasnya.

Kloter 12 Tandai Awal Penerbangan Gelombang II

Ia menambahkan, penyelenggaraan haji tahun ini tetap mengedepankan layanan berbasis kebutuhan jemaah, khususnya kelompok prioritas.

“Melalui tagline ‘Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan’, kami memastikan layanan lebih sederhana dan mudah diakses, terutama bagi jemaah lansia dan risiko tinggi,” katanya.

Salah satu bentuk layanan tersebut adalah penerapan sistem one stop service di asrama haji. Melalui sistem ini, proses penyerahan gelang identitas, paspor, hingga distribusi uang saku dilakukan secara terpusat.

Baca Juga  Jembatan Akses Ngalau Gadang Bayang Utara Segera Dibangun, DPRD Pessel Dorong Percepatan Realisasi

“Dengan layanan satu pintu, jemaah tidak perlu berpindah-pindah lokasi. Ini untuk mengurangi kelelahan dan mempercepat proses,” ujar Rifki.

Seiring masuknya Kloter 12, Rifki menyebut jumlah jemaah Embarkasi Padang yang telah dijadwalkan berangkat ke Arab Saudi terus bertambah.

“Secara akumulatif, jumlah jemaah yang telah dan akan diberangkatkan mencapai 4.696 orang dari total 14 kloter,” katanya.

Untuk menjaga kualitas layanan, Embarkasi Padang juga membuka akses pengaduan bagi jemaah dan masyarakat.

“Kami menyediakan layanan pengaduan dan indeks kepuasan masyarakat sebagai sarana evaluasi. Setiap masukan akan kami tindak lanjuti secara cepat dan transparan,” pungkasnya. (*)