Pendidikan

Menag RI Ajak UIN Bukittinggi Wujudkan Kampus Religius Berbasis Adat dan Agama

×

Menag RI Ajak UIN Bukittinggi Wujudkan Kampus Religius Berbasis Adat dan Agama

Sebarkan artikel ini

BUKITTINGGI, HANTARAN.co– Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, mengajak UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi untuk mewujudkan kampus religius yang mampu memadukan nilai adat dan agama dalam kehidupan akademik.

Ajakan tersebut disampaikan saat Menteri Agama memberikan pembinaan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Bukittinggi, Selasa (28/4/2026). Menurutnya, kekuatan budaya Minangkabau yang berpadu dengan ajaran Islam merupakan fondasi penting dalam membangun kampus yang berkarakter dan berdaya saing.

“Sumatera Barat mempunyai keunikan yang luar biasa. Seharusnya Serambi Mekkah itu ada di Sumatera Barat, karena filosofinya sangat kuat. Saya kagum terhadap prestasi ulama besar dan para ilmuwan yang pernah lahir di Sumbar,” ujar Nasaruddin.

Baca Juga  Puluhan Mahasiswa Tamatan Akfar IB Lulus Tes CPNS Tahun 2019

Dalam kesempatan itu, Menag juga mendukung gagasan menjadikan UIN Bukittinggi sebagai kampus seribu tokoh, dengan memberi nama gedung-gedung di lingkungan kampus menggunakan nama tokoh nasional asal Sumatera Barat.

Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi civitas akademika untuk terus melahirkan generasi unggul.
“Itu akan memberikan motivasi tersendiri kepada segenap civitas akademika UIN Bukittinggi,” katanya.

Selain penguatan identitas kampus, Menag menyoroti pentingnya pengawasan lingkungan tempat tinggal mahasiswa di sekitar kampus. Ia menilai perhatian terhadap rumah sewa dan kontrakan mahasiswa penting dilakukan agar tidak terjadi pergaulan bebas yang dapat merusak moral generasi muda.

Baca Juga  Guru dan Kepala SMP Bukittinggi Ikuti Diklat Penyegaran POP

Nasaruddin juga menyinggung fenomena krisis keberkahan di kalangan ASN. Ia menegaskan bahwa ukuran keberhasilan ASN Kementerian Agama bukan semata pujian atau popularitas, melainkan kemampuan menjaga kedekatan antara agama dan umat.