PESISIR SELATAN, HANTARAN.co— Suasana hangat penuh kebersamaan mewarnai pertemuan berkala dan Halal Bihalal 1447 Hijriah Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI-PGRI) Kabupaten Pesisir Selatan yang digelar di Painan, Senin (27/4/2026).
Momentum tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat soliditas para pendidik anak usia dini.
Bunda PAUD Kabupaten Pesisir Selatan, Lisda Hendrajoni, dalam kesempatan itu menegaskan bahwa kekompakan dan rasa persaudaraan di kalangan guru PAUD dan TK merupakan fondasi penting dalam membangun karakter generasi masa depan.
“Momentum Halal Bihalal ini harus dimaknai lebih dari sekadar tradisi saling memaafkan. Ini adalah wadah untuk mempererat rasa persaudaraan antar sesama pendidik,” ujar
Lisda di hadapan para peserta.Menurutnya, peran guru PAUD dan TK sangat strategis karena berada di garis terdepan dalam membentuk karakter anak sejak usia dini. Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, ia mengapresiasi dedikasi para guru yang tetap konsisten menjalankan tugas mulia tersebut.
Lisda menekankan bahwa tenaga pendidik merupakan mitra utama pemerintah dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Karena itu, hubungan yang harmonis di dalam organisasi menjadi kunci untuk menciptakan kolaborasi yang efektif dalam dunia pendidikan.
“Rasa persaudaraan yang kuat adalah modal utama bagi organisasi untuk tumbuh menjadi hebat. Jika hubungan antar-guru sudah erat, maka kolaborasi dalam mendidik anak-anak akan jauh lebih ringan dan maksimal,” katanya.
Tak hanya menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga diisi dengan konsolidasi organisasi IGTKI-PGRI. Dalam forum itu, Lisda mendorong para pendidik untuk terus berinovasi serta menyelaraskan langkah dengan program pemerintah daerah.
Ia juga menyoroti pentingnya koordinasi yang baik antar-pengurus dan anggota, terutama dalam mempercepat pertukaran informasi serta mencari solusi atas berbagai persoalan pendidikan di tingkat nagari.
“Mari kita jadikan IGTKI-PGRI sebagai rumah yang hebat bagi para pejuang pendidikan usia dini. Kita ingin kualitas layanan PAUD di Pesisir Selatan merata dan semakin berkualitas,” ucapnya.
Lebih jauh, Lisda berharap penguatan organisasi ini dapat menjadi pijakan dalam mewujudkan visi besar daerah, yakni melahirkan generasi Pesisir Selatan yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia.Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Pesisir Selatan serta pengurus IGTKI-PGRI dari berbagai kecamatan. Selain mempererat hubungan antar anggota, pertemuan ini juga menjadi ruang peningkatan profesionalisme bagi para tenaga pendidik di Bumi Pesisir Selatan.





