Berita

Satu Korban Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal

×

Satu Korban Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal

Sebarkan artikel ini

SOLOK, HANTARAN.Co — Tim SAR gabungan menemukan seorang korban atas nama Dafi (20 tahun), warga Kayu Aro Aia Baliang, dalam kondisi meninggal dunia setelah dilaporkan hilang dalam bencana banjir bandang yang menerjang Nagari Batang Barus dan Nagari Koto Gaek Guguk, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin(21/9/2026) malam.


Berdasarkan pembaruan data Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, korban ditemukan pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Jasad Dafi ditemukan sekitar 4,5 kilometer dari lokasi kejadian awal, tepatnya di koordinat 0°54’43.00″ LS dan 100°37’19.00″ BT.


Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi oleh tim SAR gabungan menuju RSUD Arosuka, Kabupaten Solok, untuk proses penanganan lebih lanjut.


Sementara satu warga lainnya, Algusral (59 tahun) warga Jorong Pasar Usang Lubuk Nagari Koto Gadang Guguak Masih dalam pencarian.
“Selain itu tim juga mencatat empat orang mengalami luka-luka.

Baca Juga  770 Ribu Janda Baru Muncul di Indonesia Setiap Tahun

Tiga korban luka menjalani perawatan di RSUD Arosuka, sedangkan satu korban lainnya dirawat di Rumah Sakit Semen Padang. Sementara itu, sebanyak 32 warga terdampak telah berhasil dievakuasi,” Kepala Kantor SAR Kelas A Padang, Abdul Malik dalam keterangan resminya.


Katanya, hingga saat ini tim gabungan masih melakukan pendataan dan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Operasi pencarian melibatkan kekuatan besar. Operasi SAR didukung dengan sejumlah peralatan, mulai dari rescue carrier, rescue truck, rescue car, kendaraan operasional, excavator, peralatan evakuasi dan medis, hingga drone termal untuk membantu proses pencarian.

Baca Juga  Inflasi Melonjak, Pemkab Dharmasraya Gelar Gerakan Pangan Murah: Harga Cabai hingga Minyak Goreng Turun Drastis


“Tim SAR gabungan masih melakukan pendataan terkait korban banjir bandang serta pencarian terhadap warga yang dilaporkan hilang. Upaya evakuasi dan pencarian terus dilakukan,” ujarnya


Dalam operasi tersebut melibatkan 631 personel dari berbagai unsur dikerahkan untuk menangani dampak bencana dan melakukan pencarian korban.

Unsur yang terlibat di antaranya Kantor Pencarian dan Pertolongan Padang, Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Tanah Datar, Unit Siaga Pencarian dan Pertolongan Solok Selatan, TNI, Polda Sumbar, Polres Kabupaten Solok, Brimob, BPBD Kabupaten Solok, BPBD Kota Solok, Satpol PP, Damkar Kabupaten Solok, Rumah Zakat, PMI, Dinas Kesehatan, PUPR, RAPI, Dishub, MDMC serta masyarakat. (h/dna)