Selanjutnya, Sekretaris Dinas Perhubungan Yulhendri memperkenalkan Transformasi Digital E-KIR, yakni integrasi database pengujian kendaraan bermotor dengan sistem pendaftaran daring yang diharapkan mampu mempercepat pelayanan uji kendaraan, mengurangi antrean, serta meningkatkan akurasi data pelayanan.
Dari Satpol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Sekretaris Ricky Zaindra meluncurkan inovasi Digitalisasi Respon Aduan Tibum dan Kebakaran (DIRATIKA) yang dirancang untuk mempercepat penerimaan, pengelolaan, dan tindak lanjut laporan masyarakat terkait gangguan ketertiban umum maupun kejadian kebakaran.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Tutierlina memperkenalkan Digitalisasi Layanan Masyarakat (DIGILAS) yang bertujuan mempermudah masyarakat mengakses layanan sosial dan informasi secara lebih efektif, efisien, dan transparan.
Kepala BKPSDM Kota Payakumbuh Dafrul Pasi menjelaskan bahwa proyek perubahan merupakan bagian dari tahapan Pelatihan Kepemimpinan Administrator yang bertujuan mengembangkan kompetensi kepemimpinan taktis peserta melalui inovasi, penyelesaian masalah pelayanan publik, serta peningkatan kinerja organisasi secara terukur.
Menurutnya, seluruh aksi perubahan yang dirancang peserta diarahkan untuk mempercepat pelayanan publik, meningkatkan efisiensi tata kelola pemerintahan melalui digitalisasi, mengatasi hambatan organisasi, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
“Launching atau peluncuran bersama ini menjadi momentum untuk memperkenalkan inovasi yang telah dibangun sekaligus menandai dimulainya implementasi secara resmi di masing-masing perangkat daerah. Kami berharap seluruh inovasi dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” kata Dafrul.






