BeritaOlahraga

Tujuh Laga Tanpa Gol, Semen Padang FC Kian Terpuruk Imran Nahumarury: “Capek Terus Minta Maaf, Tapi Itu Tanggung Jawab Saya”

×

Tujuh Laga Tanpa Gol, Semen Padang FC Kian Terpuruk Imran Nahumarury: “Capek Terus Minta Maaf, Tapi Itu Tanggung Jawab Saya”

Sebarkan artikel ini
Semen Padang FC
Tujuh Laga Tanpa Gol, Semen Padang FC Kian Terpuruk Imran Nahumarury: “Capek Terus Minta Maaf, Tapi Itu Tanggung Jawab Saya”

PADANG, HANTARAN.CO – Semen Padang FC kembali mengalami kekalahan setelah dihajar Persik Kediri dengan skor 0-3 di Stadion Haji Agus Salim, Kota Padang, Jumat (8/5/2026). Pelatih Kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury lelah terus meminta maaf setiap seusai laga.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Imran pada sesi jumpa pers pasca laga. Bagi Imran ungkapan tersebut merupakan tanggung jawabnya sebagai pelatih yang memimpin skuad Semen Padang FC.

“Saya harus minta maaf, memang capek kalau selalu begitu. Tapi itu harus saya lakukan karena kita berada dalam situasi yang sulit,” ujarnya.

Kekalahan atas Persik Kediri juga memperpanjang tren negatif Kabau Sirah di musim ini. Tercatat Semen Padang FC telah mengalami tujuh kali kekalahan beruntun.

Baca juga : Diganti, Ricki Ariansyah Ngamuk di Bangku Cadangan Pemain Semen Padang FC

Selain kekalahan beruntun, sudah tujuh laga pula pemain Kabau Sirah tidak mencatatkan namanya di papan skor. Catatan tersebut menjadi bukti tim Semen Padang FC sangat lemah saat menyerang begitu pula saat bertahan. Namun hal ini sudah disadari oleh Imran Nahumarury.

“Evaluasi itu pasti, soal hal basic seperti passing, kontrol dan finishing. Tapi kita tidak mungkin mengajarkan mereka sebagai pesepakbola profesional hal yang seperti itu. Tetap setiap latihan kami lakukan sesi finishing dan kelemahan lainnya,” ujarnya.

Baca Juga  Bupati Welly Suhery Tekankan Penguatan KONI Pasaman Jelang Masa Bakti Baru

Pertemuan kedua tim sangat berdampak bagi Persik Kediri. Kemenangan atas tuan rumah memastikan Persik Kediri untuk melanjutkan perjalanan di BRI Super League musim depan. Secara klasemen Persik Kediri berada di area yang cukup aman dan hanya membutuhkan satu poin saja. Namun mereka berhasil mencuri poin penuh untuk dibawa pulang ke Kediri.

Tujuh Laga Tanpa Gol, Semen Padang FC Kian Terpuruk

Menghadapi tuan rumah, Persik Kediri tampil agresif dari menit awal. Serangan cepat tim tamu menghasilkan tendangan bebas pada menit ke-2 di sisi kanan pertahanan Semen Padang FC. Umpan dari tendangan bebas Adrian Luna sukses disambut Jose Enrique yang membawa Persik unggul 0-1.


Semen Padang FC mencoba merespons lewat peluang Ricki Ariansyah pada menit ke-17. Namun, tendangannya masih melenceng jauh dari gawang Persik. Pada menit ke-35 pelatih Kabau Sirah melakukan pergantian cepat di menit ke-36. Ravy Tsouka ditarik keluar dan digantikan Zidane Afandi, sementara Ricki Ariansyah digantikan Rosad Setiawan. Namun pergantian tersebut belum bisa memberi efek ke pertandingan.


Menjelang akhir babak pertama, Semen Padang FC kembali memperoleh peluang emas pada menit ke-44, tetapi penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap tidak berubah.

Baca Juga  Wali Kota Bukittinggi Raih Penghargaan Pendukung Pengelolaan Zakat terbaik Se-Indonesia


Persik juga sempat mendapatkan peluang tambahan di injury time, namun gagal menambah keunggulan. Babak pertama pun ditutup dengan keunggulan 1-0 untuk Persik Kediri.


Memasuki babak kedua, Semen Padang FC langsung tampil menyerang untuk mengejar ketertinggalan. Namun upaya tuan rumah belum mampu membongkar lini pertahanan Persik. Malahan tim tamu kembali menambah keunggulan pada menit ke-51. Jose Enrique kembali mencatatkan namanya di papan skor setelah sukses memanfaatkan peluang dan membawa Persik unggul 2-0.


Empat menit berselang, Persik kembali menghukum tuan rumah. Kali ini Adrian Luna mencetak gol ketiga lewat sontekan manis yang meluncur mulus ke sisi kiri gawang Rendy Oscario pada menit ke-55.
Kabau Sirah sempat memperkecil ketertinggalan pada menit ke-60 lewat sepakan Guilhermo Fernandes ke gawang Leonardo Navacchio. Namun gol tersebut dianulir wasit karena posisi offside.


Persik nyaris menambah gol lagi pada menit ke-70 melalui Ernesto Munoz. Namun sepakannya hanya membentur tiang gawang Semen Padang FC.


Hingga menit ke-82, serangan Semen Padang FC masih belum mampu menembus pertahanan Persik Kediri. Upaya yang dibangun Firman Juliansyah dan Kasim Botan yang masuk di babak kedua berkali-kali kandas. Laga pun berakhir dengan kemenangan telak 0-3 untuk Persik Kediri. (h/dna)