Padang, hantaran.co–Setelah Persib Bandung berhasil memenangkan laga menghadapi Semen Padang FC pekan 26 BRI Super League di Stadion Haji Agus Salim, Minggu (5/4/2026). Peluang tim berjuluk Maung Bandung untuk hattrick juara BRI Super League terbuka lebar.
Persib Bandung datang dengan status tim tamu dan menghadapi tekanan dari tuan rumah Semen Padang FC sejak awal pertandingan hingga pertengahan babak. Namun, anak asuh Bojan Hodak akhirnya berhasil mengontrol jalannya pertandingan dan mengemas tiga poin dari Semen Padang FC.
Baca Juga : Bojan Hodak Tak Puas dengan Permainan Persib Meski Menang dari Semen Padang FC
Berkat kemenangan itu Maung Bandung semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 61 poin. Tambahan tiga poin di pekan 26 itu sekaligus memperlebar jarak Persib Bandung dengan pesaing terdekatnya yakni Borneo FC dengan 57 poin dan Persija Jakarta dengan 52 poin.
Kondisi tersebut membuat Persib Bandung semakin dekat untuk kembali menjuarai kasta tertinggi liga Indonesia. Disamping kemenangan atas Semen Padang FC dengan skor 0-2, salah satu tim pesaingnya yakni Persija Jakarta tumbang dihadapan Bhayangkara FC dengan skor 3-2 di pekan yang sama. Sementara tim yang harus diperhatikan Persib Bandung ialah Borneo FC yang terus mengejar setelah menaklukkan Madura United 3-1.
Persib Harus Fokus
Untuk meraih gelar hattrick juara pemain Persib Bandung, Beckham Putra menekankan pentingnya fokus penuh terhadap performa tim sendiri tanpa terpengaruh hasil yang diraih pesaing di papan atas klasemen Ia meminta seluruh pemain memperlakukan setiap pertandingan layaknya final demi menjaga peluang juara tetap terbuka.
“Kita harus fokus kepada tim sendiri, tidak usah memikirkan tim lain. Jika terus menang, kita akan semakin jauh dengan pesaing,” ujanya pasca laga kontra Semen Padang FC, Minggu (5/4/2026)
Pemain bernomor punggung 7 tersebut menilai konsistensi menjadi kunci dalam meraih tiga poin di setiap laga. Menurutnya, performa stabil akan menentukan posisi Persib hingga akhir musim kompetisi. Meskipun Beckham mengakui pada laga kontra Semen Padang FC, penampilan timnya tidak maksimal sehingga laga tidak berjalan mudah bagi timnya.
“Dengan hujan yang sangat lebat membuat lapangan sangat licin, tidak mudah bagi pemain untuk mengontrol pertandingan,” katanya.






