Payakumbuh

Pemko Payakumbuh Percepat Penemuan Kasus TB untuk Putus Rantai Penularan

×

Pemko Payakumbuh Percepat Penemuan Kasus TB untuk Putus Rantai Penularan

Sebarkan artikel ini

“TP-PKK siap menggerakkan kader dan masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan keluarga. Jangan takut memeriksakan diri dan mari dukung pasien TB agar berobat sampai sembuh,” kata Eni.

Ia mengajak kader PKK di 47 kelurahan berkolaborasi dengan puskesmas dan unsur masyarakat untuk menyukseskan skrining TB melalui CKG.

“Semakin cepat kasus ditemukan, semakin cepat pengobatan diberikan. Mari bersama-sama memutus rantai penularan TB dan mendukung eliminasi TB di Kota Payakumbuh pada 2030,” ujarnya.

Baca Juga  Momentum Harkitnas 2026, Pemko Payakumbuh Lantik Puluhan ASN dan Tegaskan Pentingnya Kedaulatan Informasi

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yanti mengatakan rapat koordinasi tersebut bertujuan memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mempercepat penemuan kasus, pelacakan kontak, dan keberhasilan pengobatan TB.

“Skrining TB terintegrasi CKG berlangsung Agustus-November 2026 di 36 lokus. Dukungan camat, lurah, TP-PKK, Bhabinkamtibmas, puskesmas, dan masyarakat sangat menentukan keberhasilannya,” kata Yanti.

Pemko Payakumbuh juga mengapresiasi pembentukan kelurahan siaga TB di 47 kelurahan sebagai upaya memperkuat pencegahan, penemuan kasus, dan pendampingan pasien.

Baca Juga  Wali Kota Zulmaeta Apresiasi Prestasi Kader PKK Payakumbuh di Tingkat Nasional

Rapat koordinasi tersebut menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Aklima, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Vivi Leswary, Kepala Bidang Sosial Budaya Bappeda Fitria Nazmi, serta Kepala Puskesmas Lampasi Hasnelidawati yang menyampaikan praktik baik penanggulangan TB.

“Salam TOSS TB, Temukan Obati Sampai Sembuh Tuberkulosis. Kita ingin seluruh unsur bergerak bersama agar rantai penularan TB terputus dan eliminasi TB pada 2030 dapat kita wujudkan,” pungkas Yanti.

Penulis: Fajar