Zulmaeta berharap, seluruh aset ke depannya tidak sekadar tertib secara administratif, tetapi juga dioptimalkan untuk mendukung pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, dan penggenjotan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Sinergi ini bukan sekadar penandatanganan dokumen di atas kertas, melainkan komitmen bersama untuk mewujudkan tata kelola aset Kota Payakumbuh yang transparan, efisien, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat,” pungkasnya.






