“Mari sama-sama kita berikan persembahan terbaik untuk masyarakat Sijunjung. Kita berdoa dan berikhtiar agar tidak ada lagi ibu dan anak yang meninggal dunia saat melahirkan hanya karena pelayanan kesehatan kita yang tidak maksimal,” pungkasnya.
Senada dengan arahan Bupati, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sijunjung Rinny P menekankan bahwa penekanan angka kematian ibu dan bayi sangat bergantung pada kecepatan dan ketepatan penanganan komplikasi.
“Sistem rujukan yang efektif dan berkesinambungan antara masyarakat, Puskesmas, dan rumah sakit adalah kuncinya. Pertemuan ini menjadi momentum kita untuk membedah kendala di lapangan dan menyusun intervensi yang paling tepat,” jelasnya.






