Sumbar

Seberangi Sungai Usai dari Ladang, Petani di Sutera Tewas Terseret Arus Batang Surantih

×

Seberangi Sungai Usai dari Ladang, Petani di Sutera Tewas Terseret Arus Batang Surantih

Sebarkan artikel ini

PESISIR SELATAN, HANTARAN.co— Senja belum sepenuhnya turun ketika jerit minta tolong memecah suasana di Kampung Kayu Aro, Kenagarian Gantiang Mudiak Selatan Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Senin (18/5/2026). Warga berhamburan menuju tepian Batang Surantih setelah mendengar teriakan seorang perempuan yang histeris melihat suaminya terseret derasnya arus sungai.

Korban diketahui bernama Epi (55 tahun), seorang petani warga setempat. Ia meninggal dunia setelah hanyut saat menyeberangi sungai sepulang dari ladang bersama istrinya.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Saat itu korban bersama istrinya baru pulang dari ladang yang berada di seberang sungai. Menurut keterangan warga, pasangan tersebut memang terbiasa menyeberangi Batang Surantih untuk menuju kebun maupun kembali ke rumah.

Baca Juga  Ada 5 Program Pemerintah Pusat di Pasbar, Butuh Rp587 Miliar

Namun sore itu situasi berubah mencekam. Hujan yang mengguyur kawasan hulu membuat debit air sungai tiba-tiba meningkat. Ketika berada di tengah sungai, arus mendadak menjadi deras dan menyeret tubuh korban.

Sang istri yang berada tepat di belakang korban sempat berusaha menahan dan memegang tubuh suaminya. Namun derasnya arus membuat genggamannya terlepas.

Dalam kepanikan, istri korban berteriak meminta pertolongan warga.