BeritaKesehatanPasaman

Layanan Kesehatan Gratis dan Ambulans SIGAP Jangkau Pelosok Pasaman

×

Layanan Kesehatan Gratis dan Ambulans SIGAP Jangkau Pelosok Pasaman

Sebarkan artikel ini

PASAMAN, HANTARAN.Co — Pemerintah Kabupaten Pasaman terus memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat melalui program unggulan berobat gratis, Ambulans SIGAP, hingga rumah singgah persalinan yang kini telah berjalan selama satu tahun di bawah kepemimpinan Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati H. Parulian Dalimunthe.

Evaluasi pelaksanaan program tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Media Center Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasaman, Senin (18/5/2026), bersama Plt Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Yong Marzuhaili didampingi jajaran bidang pelayanan kesehatan.

Dalam pemaparannya, Yong Marzuhaili menyebutkan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pembangunan daerah periode 2025–2030. Meski dihadapkan pada keterbatasan fiskal dan efisiensi anggaran, pemerintah daerah tetap berupaya memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan gratis.

Baca juga :Kapolres Pasaman Pimpin Sertijab Wakapolres dan Sejumlah Pejabat Utama

Ia menjelaskan, program unggulan kesehatan tersebut meliputi layanan berobat gratis berbasis Universal Health Coverage (UHC), Ambulans SIGAP atau Siaga Ambulans Gratis Pasaman, hingga penyediaan rumah singgah persalinan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan medis lanjutan.

Menurut Yong, cakupan kepesertaan UHC di Kabupaten Pasaman saat ini telah mencapai sekitar 98 persen. Dengan capaian tersebut, hampir seluruh masyarakat Pasaman telah mendapatkan jaminan kesehatan melalui BPJS Kesehatan dan dapat mengakses pelayanan medis secara gratis di fasilitas kesehatan pemerintah.

Baca Juga  Sinergi Pemko dan Bawaslu Bukittinggi Jaga Netralitas ASN dan Ciptakan Pilkada Berintegritas

Layanan Kesehatan Gratis dan Ambulans SIGAP

Layanan kesehatan itu mencakup pengobatan di puskesmas, rumah sakit daerah, hingga fasilitas kesehatan rujukan lanjutan. Pemerintah daerah juga memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan meskipun administrasi BPJS belum sepenuhnya selesai diproses.

“Yang terpenting masyarakat mendapatkan penanganan terlebih dahulu. Untuk administrasi BPJS akan dibantu oleh fasilitas kesehatan,” ujar Yong dalam konferensi pers tersebut.

Selain layanan berobat gratis, program Ambulans SIGAP menjadi salah satu layanan yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat selama satu tahun terakhir. Program tersebut menyediakan layanan penjemputan pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan, pengantaran pasien rujukan, hingga pemulangan pasien tanpa dipungut biaya.

Tidak hanya itu, Ambulans SIGAP juga melayani pengantaran jenazah dari rumah sakit menuju rumah duka serta dari rumah duka ke pemakaman secara gratis tanpa biaya tambahan maupun dana talangan dari keluarga pasien.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Pasaman hingga Maret 2026, layanan SIGAP tercatat telah menjemput dan mengantar sebanyak 280 pasien dari rumah menuju fasilitas kesehatan. Selain itu, sebanyak 145 pasien telah dipulangkan kembali ke rumah usai menjalani perawatan medis.

Baca Juga  Inspektur Hendra Aswara Sebut Konsep SPIP adalah Pengendali Risiko

Sementara untuk layanan kedukaan, ambulans SIGAP telah mengantar sebanyak 312 jenazah dari fasilitas kesehatan menuju rumah duka dan 134 jenazah dari rumah duka menuju lokasi pemakaman.

Yong menambahkan, saat ini layanan Ambulans SIGAP telah beroperasi di seluruh 12 kecamatan di Kabupaten Pasaman. Masyarakat yang membutuhkan layanan darurat maupun rujukan kesehatan dapat menghubungi pusat layanan cepat melalui nomor 0822-99-6000-40.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Pasaman juga terus melakukan pembenahan pelayanan di RSUD Tuanku Imam Bonjol sebagai rumah sakit rujukan utama daerah. Berbagai inovasi pelayanan terus dikembangkan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Salah satu inovasi yang kini diterapkan ialah program Si Cantik atau Situasi Cepat, Aman, Nyaman, Tepat Waktu, Inovatif dan Kekeluargaan. Program tersebut dihadirkan guna menciptakan pelayanan rumah sakit yang lebih humanis, cepat, dan nyaman bagi pasien maupun keluarga pasien.

Bupati Welly Suhery menegaskan, seluruh program kesehatan yang dijalankan pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen untuk memastikan masyarakat Pasaman memperoleh pelayanan kesehatan yang layak dan merata hingga ke pelosok daerah. “Kami ingin seluruh masyarakat merasakan pelayanan kesehatan yang cepat, mudah, dan terjangkau. Pemerintah hadir untuk masyarakat,” tegas Welly. (h/ekie)