Pasbar, Hantaran.co–Dasawisma Bougenville 14, Nagari Ranah Air Haji, Kecamatan Sungai Aur, mewakili Kabupaten Pasaman Barat dalam Lomba Dasawisma Berprestasi tingkat Provinsi Sumatera Barat. Penilaian dilakukan langsung di lapangan oleh Tim Penilai TP-PKK Provinsi Sumatera Barat, Kamis (23/4/2026).
Kunjungan tim yang dipimpin oleh Staf Ahli PKK Provinsi Sumbar Dianita Maulin Vasko disambut oleh Bupati Pasaman Barat yang diwakili Asisten III Harlina Syahputri, bersama Ketua TP-PKK Pasaman Barat Sifrowati Yulianto, Staf Ahli PKK Gusmalini, Ketua Bidang IV PKK Erisa Doddy San Ismail, serta rombongan di lokasi kegiatan di Nagari Ranah Air Haji.
Dalam sambutannya, Asisten III Harlina Syahputri menyampaikan bahwa visi pembangunan daerah adalah “Pasaman Barat yang Maju dan Sejahtera yang Berkeadilan, Berlandaskan Agama dan Budaya.” Untuk mewujudkan visi tersebut, pemerintah daerah menetapkan enam misi pembangunan, di antaranya peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, peningkatan layanan kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi kerakyatan, serta tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan visi dan misi tersebut membutuhkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk Tim Penggerak PKK di semua tingkatan. Menurutnya, PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Lebih lanjut disampaikan bahwa 10 program pokok PKK yang dijalankan selama ini dinilai selaras dengan arah kebijakan pembangunan daerah dan telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam hal ini, kelompok dasawisma menjadi garda terdepan dalam pelaksanaan program tersebut sekaligus berperan penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan di tingkat paling bawah.
Ia juga menekankan bahwa kegiatan dasawisma bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk nyata kontribusi dalam pembangunan nagari. Berbagai kegiatan yang dilaksanakan, mulai dari bidang keagamaan, kesehatan, pendidikan, hingga lingkungan hidup, menjadi fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.






